Pemeriksaan Uji Kuat Tekan Bata dan Mortar

Bata merah adalah material bangunan yang dibuat dari tanah dengan atau tanpa bahan campuran lainnya yang dibakar pada suhu yang cukup tinggi sehingga tidak hancur lagi bila direndam dalam air. Tujuan dari uji kuat tekan bata dan mortar adalah untuk mengetahui kelas kuat tekan dan koefisien variasi bata merah. Benda uji yang digunakan adalah bata merah + mortar. Alat yang digunakan untuk pengujian antara lain :

  1. Cetok
  2. Cangkul
  3. Ember air
  4. Gergaji

Cara pelaksanaan adalah sebagai berikut :

  1. Ambil semen dan pasir dengan perbandingan 1 : 3
  2. Campur semen dan pasir kemudian diaduk sampai rata
  3. Setelah rata kemudian beri air sedikit demi sedikit sehingga kelecakan yang diinginkan dapat dicapai
  4. Bata merah dipotong menjadi 2 bagian
  5. Letakkan mortar diatas potongan bata yang satu kemudian potongan bata yang lain diletakkan di atasnya
  6. Setelah benda uji selesai dibuat, selanjutnya lakukan uji kuat tekan menggunakan mesin uji kuat tekan, catat beban maksimum dan lama pembebanan.

Berikut ini adalah contoh perhitungan dan hasil pengujian

Pengukuran Benda Uji
Pengukuran Benda Uji

1. Luas permukaan tekan bata (A) = p x l = 11,58 x 11 = 127,38 cm²

2. Beban maksimum bata (P) = 52,8 kN = 52800 N = 5385,6 kgf

3. Kuat tekan bata (σ) = P / A = 5385,6 / 127,38 = 42,28 kgf/cm²

4. Lama pembebanan = 23,59 detik = 0,393 menit

5. Kecepatan pembebanan (V) = Beban maksimum / Lama pembebanan = 52,8 / 0,393 = 134,35 kN/menit

Kesimpulan

Kuat tekan = 42,28 kgf/cm²

Catatan = 1 N = 0,102 kgf

Kecepatan pembebanan = 134,35 kN/menit

Menurut PUBI 1982 Tabel 27-3 berdasarkan kuat tekan, bata diatas termasuk bata kelas 50.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Forum untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan atau informasi seputar teknik

https://insinyur.id/