Pengujian Bleeding

Keenceran suatu campuran (adukan) beton sangat mempengaruhi mudah dan sulitnya pengerjaan di lapangan. Apabila campuran tersebut terlalu encer, pengerjaannya semakin mudah namun kekuatan beton yang dihasilkan rendah, begitu juga sebaliknya.

Tujuan dari pengujian ini untuk mengetahui tingkat keenceran suatu campuran beton. Benda uji yang harus disiapkan berupa campuran beton segar yang dipakai dalam pembuatan silinder beton dan pengujian slam. Alat yang digunakan adalah pipet tetes dan tabung ukur 10 ml.

Cara pelaksanaan pengujian adalah sebagai berikut :

  1. Siapkan alat berupa tabung ukur 10 ml dan pipet tetes.
  2. Ambil air yang berada di atas campuran beton tersebut semaksimal mungkin.
  3. Amati berapa ml air yang ada, semakin banyak air maka campuran tersebut semakin encer.

Berikut adalah contoh pengujian

Data Campuran Beton
Data Campuran Beton

Hasil pengujian

  1. Faktor air semen = 0.6
  2. Nilai slam =
  • 10 cm
  • 8 cm
  • 11,5 cm
  • Nilai slam rata-rata = 9,83 cm
  • Nilai Bleeding = 0,6 cc

Dari hasil pengujian, campuran yang didapatkan terlalu encer. Sehingga campuran ini tidak memenuhi syarat untuk pembuatan beton. Karena kualitas beton yang akan dihasilkan rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Forum untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan atau informasi seputar teknik

https://insinyur.id/