Pengaruh Transportasi Udara

Dahulu orang berpergian dari satu tempat ke tempat lain bisa dilakukan melalui darat maupun laut. Namun karena tuntutan mobilitas yang harus serba cepat mendorong meningkatnya kebutuhan akan trasportasi udara.

Peningkatan trasportasi udara memberikan pengaruh di berbagai sektor kehidupan antara lain :

1. Kehidupan sosial kemasyarakatan

Angkutan umum (public transport) adalah semua jenis moda transportasi yang disupply untuk kebutuhan mobilitas pergerakan barang dan / atau orang, demi kepentingan masyarakat banyak / umum dalam memenuhi kebutuhannya, seperti : bus, kereta api (transportasi darat), pesawat udara (transportasi udara) dan kapal (transportasi laut / sungai / danau).

Dengan transportasi udara hubungan masyarakat menjadi mobile (selalu bergerak) dengan contoh : X sekarang ada di Jakarta, keesokan harinya X sudah ada di Amerika.

Transportasi sangat membantu dalam menyediakan berbagai fasilitas dan   kemudahan, seperti :

  1. Pelayanan untuk perorangan maupun kelompok
  2. Pertukaran dan penyampaian informasi
  3. Perjalanan pribadi maupun sosial
  4. Mempersingkat waktu tempuh antara rumah dan tempat bekerja
  5. Mendukung perluasan kota atau penyebab penduduk menjadi kelompok-  kelompok yang lebih kecil.

Interaksi penumpang dengan maskapai sebenarnya sudah dimulai ketika seseorang baru sebagai calon penumpang yang akan mencari tiket pesawat hingga seseorang tersebut turun dari pesawat dan mengurus proses meninggalkan pesawat.

Pengaruh Transportasi Udara
Pengaruh Transportasi Udara

2. Terhadap Kehidupan Ekonomi

Manusia memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhannya akan pangan, sandang, dan papan. Sumber daya alam ini perlu diolah melalui proses produksi untuk menjadi bahan siap pakai yang perlu dipasarkan, di mana terjadi proses tukar menukar antara penjual dan pembeli.

Produksi merupakan bagian dari kegiatan ekonomi, dimana sumber daya alam dan sumber daya manusia dipadukan untuk menghasilkan barang yang dapat dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kegiatan ekonomi adalah gabungan dari tiga faktor produksi yaitu tanah (bumi), tenaga kerja, dan modal.

Tanah bagi ahli ekonomi berarti semua sumber daya alam non manusia, dan modal berarti semua peralatan, perlengkapan, teknologi, dsb. Tujuan dari kegiatan ekonomi adalah memenuhi kebutuhan manusia dengan menciptakan manfaat.

Transportasi adalah salah satu jenis kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan kebutuhan manusia melalui cara mengubah letak geografi orang maupun barang. Dengan transportasi, bahan baku dibawa ketempat produksi, dan dengan transportasi pula hasil produksi dibawa ke pasar. Para konsumen datang ke pasar atau tempat-tempat pelayanan yang lain (rumah sakit, pusat rekreasi, dan seterusnya) dengan menggunakan transportasi.

Manusia memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhannya akan pangan, sandang, dan papan. Sumber daya alam ini perlu diolah melalui proses produksi untuk menjadi bahan siap pakai yang perlu dipasarkan, di mana terjadi proses tukar menukar antara penjual dan pembeli.

Memunginkan untuk terjadinya perdagangan bebas yang menuntut mobilitas tinggi.

Membangun dan menggairahkan kegiatan di suatu daerah.

3. Terhadap Pertahanan dan Keamanan

Pesawat memang tidak hanya digunakan untuk mengangkut orang saja, namun juga barang. Ada kalanya satu pesawat terbang pada maskapai tertentu dapat digunakan untuk mengangkut orang sekaligus juga barang, misalnya dengan jenis pesawat B 747 Combi.

Namun, meningkatnya kebutuhan pengiriman paket atau kargo yang lebih cepat, juga besarnya arus permintaan barang dan jasa dalam perdagangan, membuat satu pesawat terbang hanya digunakan untuk mengangkut barang saja. Bahkan, ada maskapai yang hanya melayani pengiriman barang. Pesawat angkut atau kargo, yang juga biasa disebut dengan freighter umumnya merupakan hasil modifikasi pesawat terbang penumpang, sehingga sesuai dengan kebutuhan kapasitas angkut, misalnya jenis pesawat terbang DC-9 Freighter, B747 Freighter, dan DC 10 Freighter.

Selain pesawat terbang penumpang yang dimodifikasi, terdapat juga pesawat terbang yang memang dikhususkan untuk mengangkut barang, seperti A-300 Beluga, Super Guppy, An 124 Ruslan dan An 225 Mriya.

Pada praktik penggunaannya, sipil dan militer sebenarnya memiliki armada sendiri.Namun, tidak jarang armada tertentu dipakai bergantian sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Pesawat angkut untuk militer yang biasa digunakan adalah jenis pesawat C 130 Hercules, C 17 Globemaster, C 45 Galazy dan C 141 Stralifter.

Pesawat-pesawat ini biasa mengangkut barang-barang keperluan militer, kendaraan perang, senjata, sampai personil tentara dan VIP / VVIP mereka. Namun,tak jarang, pesawat angkut militer ini dimodifikasi menjadi pesawat tanker untuk keperluan pengisian bahan bakar di udara. Bahkan, dengan menambah peralatan yang diperlukan, pesawat kargo militer inipun dapat disulap menjadi pesawat peringatan dini (AWACS).

  • Dapat digunakan sebagai pengintai musuh apabila sedang terjadi peperangan
  • Sebagai pengawas territorial sebuah Negara ,apabila negara tersebut mempunyai teritorial yang luas
  • Sebagai alat yang digunakan garda depan dalam pertahanan nasional

4. Pengaruh terhadap politik

Bagi negara kepulauan seperti Indonesia, maka transportasi memegang peranan penting, antara lain dari segi politik. Beberapa manfaat politik dari transportasi,   adalah :

  • Transportasi menciptakan persatuan nasional yang semakin kuat dengan meniadakan isolasi.
  • Transportasi mengakibatkan pelayanan kepada masyarakat dapat dikembangkan atau diperluas secara lebih merata pada setiap bagian wilayah negara.
  • Keamanan negara sangat tergantung pada transportasi yang efisien untuk memudahkan mobilisasi kemampuan dan ketahanan nasional, serta memungkinkan perpindahan pasukan selama masa perang atau untuk menjaga keamanan dalam negeri.
  • Sistem transportasi yang efisien memungkinkan perpindahan penduduk dari  daerah bencana.
  • Digunakan sebagai sarana untuk berdemokrasi
  • Mempererat hubungan internasional dengan negara lain

5. Pengaruh terhadap budaya

  • Timbulnya budaya untuk menghemat waktu, akan tetapi maskapai di Indonesia masih terjadi adanya budaya delay
  • Memunculkan budaya penghemata uang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Forum untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan atau informasi seputar teknik

https://insinyur.id/