Bangunan Kantong Lumpur

Kantong Lumpur / saluran penangkap pasir merupakan perbesaran dari potongan melintang saluran sampai panjang tertentu untuk mengurangi kecepatan aliran sehingga memungkinkan partikel-partikel / sedimen untuk mengendap.

Bangunan ini terletak pada bagian awal saluran primer / saluran induk dibelakang bangunan pengambilan. Kantong Lumpur mengendapkan fraksi-fraksi sedimen yang lebih besar dari fraksi pasir halus (0,06 – 0,07 mm) dan biasanya ditempatkan disebelah hilir saluran pengambilan.

Fungsi

Meskipun telah ada usaha untukmerencanakan sebuah bangunan pengambilan dan pengelak sediment yang dapat mencegah masuknya sediment kedalam jaringan irigasi, namu masih ada partikel-partikel halus yang masuk jaringan tersebut. Untuk mencegah agar sediment ini idak mengendap disaluran irigasi, bagian awal dari saluran primer persis di sebelah belakangnya direncanakan untuk berfungsi sebagai kantong Lumpur.

Bahan – bahan yang lebih halus tidak dapat ditangkap dalam kantong Lumpur biasa dan harus diangkat melalui jaringan saluran
kesawah – sawah. Bahan yang telah mengendap di kantong kemudian dibersihkan secara berkala. Pembersihan biasanya dilakukan dengan menggunakan aliran air yang deras untuk mengahanyutkan bahan endapan tersebut kembali ke sungai. Dalam hal-hal tertentu, pembersihan dilakukan dengan cara yang lain, yaitu dengan jalan mengeruk.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

1. Ukuran kantong Lumpur

  1. Panjang kantong Lumpur antara 200 m sampai dengan 500 m. Panjang kantong Lumpur dipengaruhi oleh diameter sediment yang akan mengendap, topografi dan kemungkinan dilakukannya pembilasan.
  2. Kedalaman tampungan di ujung kantong Lumpur ± 1 m untuk jaringan kecil (debit aliran sampai dengan 10 m3/detik) dan ± 2 m untuk jaringan sangat besar (debit aliran sampai dengan 100 m3/detik)

2. Penentuan sedimen yang masuk dalam satu periode pembilasan

Untuk mengetahui banyaknya aliran sediment yang masuk dapat ditentukan dengan volume tampangan, yaitu dari :

  1. Pengukuran langsung di lapangan
  2. Rumus-rumus angkutan sediment
  3. Kantong Lumpur lain yang sejenis

3. Hal-hal lain yang penting

  1. Ukuran sediment, baik sediment kasar maupun sediment melayang.
  2. Kebutuhan pengambilan air irigasi.
  3. Topografi pada kantong Lumpur.
  4. Pemeliharaan kantong Lumpur,
  5. Pengecekan terhadap fungsi kantong Lumpur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Forum untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan atau informasi seputar teknik

https://insinyur.id/