Category Archive: ilmu ukur tanah

Data Ukuran Tanah yang Dibutuhkan Untuk Pembangunan

Untuk memulai sebuah pembangunan diperlukan sebuah perencanaan yang matang sehingga proses pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dalam sebuah proyek pembangunan, secara garis besar akan melewati tiga tahapan yaitu pembuatan gambar bangunan, perhitungan rencana anggaran biaya bangunan (RAB), dan spesifikasi material serta syarat-syarat bangunan (RKS).

Continue reading »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/ilmu-ukur-tanah/data-ukuran-tanah-yang-dibutuhkan-untuk-pembangunan

Pemetaan Dasar Laut

Penentuan Jalur Sounding di Darat dan Pengukuran Sounding Pole

Pemetaan dasar laut dimaksudkan untuk menggambarkan topografi dasar laut, sehingga elevasi seabed terhadap Mean Sea Level (MSL) dapat diketahui guna perhitungan panjang tiang pancang yang tertanam dalam seabed. Dalam kegiatan pemetaan dasar laut ada 2 kegiatan pengukuran yang dilakukan, yaitu :

Continue reading »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/ilmu-ukur-tanah/pemetaan-dasar-laut

Pengukuran Profil

Pengukuran profil bertujuan untuk menentukan elevasi titik-titik pada permukaan tanah sepanjang garis tertentu sehingga akan diperoleh profil (potongan tegak dari permukaan tanah sepanjang garis itu). Potongan-potongan tersebut sangat diperlukan dalam pembuatan bangunan sipil seperti saluran irigasi dan drainase, jalan raya, jalan kereta api dan lain-lain.

Continue reading »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/ilmu-ukur-tanah/pengukuran-profil

Pengukuran Menyipat Datar Memanjang

Pengukuran Menyipat Datar Memanjang

Pada pengukuran menyipat datar memanjang, dua titik tetap yang akan diukur tingginya (titik awal dan titik akhir) umumnya memiliki jarak yang cukup jauh (± 50 m). Oleh karena itu tidak mungkin dilakukan pekerjaan sekali waterpassing melainkan harus dilaksanakan serangkaian pekerjaan waterpassing antara dua titik tetap tersebut.

Continue reading »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/ilmu-ukur-tanah/pengukuran-menyipat-datar-memanjang

Pengukuran Detail Poligon

Untuk pembuatan peta situasi, detail yang diambil meliputi detail planimetris dan detail-detail ketinggian. Detail planimetris menyangkut posisi horisontal dari bangunan-bangunan rumah, jalan, jembatan, saluran air, lapangan serta batas-batas areal dan sebagainya. Sementara detail-detail ketinggian diperlukan untuk penggambaran keadaan topografi lapangan yang nantinya akan digambarkan dalam bentuk garis-garis kontur.

Continue reading »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/ilmu-ukur-tanah/pengukuran-detail-poligon

Pengukuran Poligon

Pengukuran Poligon

Poligon adalah serangkaian titik-titik yang dihubungkan dengan garis lurus sehingga titik-titik tersebut membentuk sebuah rangkaian (jaringan) titik atau poligon. Pada pekerjaan pembuatan peta, rangkaian titik poligon digunakan sebagai kerangka peta, yaitu merupakan jaringan titik-titik yang telah tertentu letaknya di tanah yang sudah ditandai dengan patok, dimana semua benda buatan manusia seperti jembatan, jalan raya, gedung …

Continue reading »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/ilmu-ukur-tanah/pengukuran-poligon

Older posts «