«

»

Print this Post

Analisa Harga Satuan Pekerjaan

Nilai Finansial Sebuah Proyek

  • Menghitung hasil perkalian antara “perkiraan volume pekerjaan” dan perkiraan harga satuan pekerjaan.
  • Volumen pekerjaan bisa berubah-ubah sesuai realisasi kebutuhan dan pertimbangan teknis selama pelaksanaan, maka nilai finansial proyek pun akan berubah pada akhir pelaksanaan proyek.
  • Nilai pekerjaan tambah atau pekerjaan kurang biasa disebut sebagai “variation order”

Faktor Yang Mempertimbangkan Dalam Menghitung Harga Satuan

  • Spesifikasi teknik dan gambar konstruksi pekerjaan yang bersangkutan
  • Hasil observasi lapangan (lokasi proyek, sarana transportasi dan medan kerja) atau biasa disebut hasil “anwijzing”
  • Metode kerja yang dipilih
  • Data harga dan ketersediaan sumber daya yang diperlukan dalam pelaksanaan proyek, misalnya harga dan jumlah material yang dibutuhkan, termasuk peralatan, tenaga kerja, dan lain-lain.
  • Syarat-syarat khusus atau tambahan lainnya yang berlaku atas pekerjaan tersebut.

Untuk kepentingan penawaran pelelangan pekerjaan atau tender perlu ditambahkan beberapa pertimbangan

1. Policy, strategi dan sasaran perusahaan misalnya

  • Apa sasaran proyek yang harus diraih?
  • Siapa pesaing potensial kita?
  • Bagaimana resources kita?
  • Bagaimana kemungkinan perubahan harga material, kebijakan monoter waktu mendatang, inflasi?
  • Apakah ada kemungkinan diperoleh pekerjaan berikutnya?

2. Biaya umum perusahaan dan proyek yang bersangkutan

3. Penerapan policy, strategi, dan sasaran perusahaan yang bersangkutan dituangkan dalam bentuk :

  • Perhitungan “Mark Up” agar harga satuan memenuhi sasaran dan kebutuhan perusahaan
  • Aktivitas “marketing” oleh manajemen perusahaan guna tercapainya strategi dan sasaran perusahaan

Prinsip-prinsip Menghitung Harga Satuan Pekerjaan

1. Perhitungan harus sederhana dan uraian perhitungannya mudah dimengerti

2. Harga satuan pekerjaan yang termurah dan efisien. artinya :

  • Termurah dan waktu pelaksanaan pekerjaan tersingkat
  • Termurah dan sumber daya yang diperlukan ada dan bisa disediakan diproyek (material, peralatan, tenaga kerja)
  • Termurah dan bisa dilaksanakan dengan metode kerja yang disepakati
  • Termurah dan aman untuk dilaksanakan

Unsur-unsur Yang Membentuk Harga Satuan Pekerjaan

1. Biaya tenaga kerja atau upah kerja

  • Harga / tarif upah kerja persatuan waktu (Rp/jam, Rp/hari)
  • Produksi hasil kerja per satuan waktu (unit/jam, m³/jam, lembar/hari)

2. Biaya material

  • Harga material persatuan volume/berat/unit (Rp/ltr, Rp/m³)
  • Kuanitas material yang dibutuhkan persatuan pekerjaan (0,05/m³, 150kg/m³, dsb)
  • Termasuk kehilangan dan kemungkinan kerusakan (losses) persatuan pekerjaan

3. Biaya peralatan

  • Biaya sewa alat per satuan waktu
  • Tarif biaya investasi (biaya penyusutan) alat persatuan waktu, kalau milik sendiri (investasi) (Rp/jam)
  • Biaya operasional alat tersebut persatuan waktu (Rp/jam)

4. Biaya-biaya tidak langsung

 

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/estimasi-biaya-konstruksi/analisa-harga-satuan-pekerjaan

Forum Teknik Sipil dan Arsitektur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

4,699 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>