«

»

Print this Post

K3 Pekerjaan Mekanikal Elektrikal

Seperti yang telah kita ketahui pekerjaan mekanikal elektrikal adalah pekerjaan yang menyangkut tentang utilitas gedung, yaitu pekerjaan tentang perpipaan pembuangan air kotor, penyediaan air bersih, instalasi lift, dan lain sebagainya.

Yang dimaksud dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pekerjaan mekanikal elektrikal adalah pemahaman dan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada pekerjaan instalasi komponen jaringan dan peralatan sistem utilitas bangunan, yang bertujuan  untuk mengurangi resiko kerja, penyakit yang timbul dari pekerjaan dan penanganannya.

Berikut ini tujuan dari pelaksanaan K3 mekanikal elektrikal adalah:

  • Memberikan bantuan kepada tenaga kerja dalam penyesuaian diri baik fisik maupun mental, terutama dalam penyesuaian pekerjaan dengan tenaga kerja.
  • Melindungi tenaga kerja terhadap setiap gangguan  kesehatan  yang  timbul  dari pekerjaan atau lingkungan kerja.
  • Meningkatkan kesehatan badan, kondisi mental (rohani) dan kemampuan fisik tenaga kerja.
  • Memberikan pengobatan dan perawatan serta rehabilitasi bagi tenaga kerja yang menderita sakit.

Peralatan yang harus digunakan untuk para pekerja agar terhindar dari kecelakaan kerja saat mengerjakan pekerjaan mekanikal elektrikal adalah sebagai berikut :

1. Sarung tangan

Berikut ini adalah tipe-tipe sarung tangan untuk keselamatan kerja :

  • Metal mesh, sarung tangan yang tahan terhadap ujung  benda yang tajam dan melindungi tangan dari terpotong.
  • Leather gloves, melindungi tangan dari permukaan yang kasar.
  • Vinyl dan neoprene gloves, melindungi tangan dari bahan kimia beracun.
  • Rubber gloves, melindungi tangan saat bekerja dengan listrik.
  • Padded cloth gloves, melindungi tangan dari sisi yang tajam, bergelombang dan kotor.
  • Heat resistant gloves, melindungi tangan dari panas dan api.
  • Latex disposable gloves, melindungi tangan dari bakteri dan kuman.

2. Pelindung pendengaran

Melindungi pendengaran dari suara kebisingan. jenis yang paling banyak digunakan: foam earplugs, PVC earplugs, earmuffs.

3. Kaca mata dan pelindung wajah

  • Kaca mata safety merupakan peralatan yang paling banyak digunakan sebagai pelindung mata. Meskipun kelihatannya sama dengan kacamata biasa, namun kaca mata safety lebih kuat dan tahan benturan serta tahan panas dari pada kaca mata biasa.
  • Goggle memberikan perlindungan yang lebih baik dibandingkan safety glass sebab lebih menempel pada wajah.
  • Pelindung wajah memberikan perlindungan menyeluruh pada wajah dari bahaya percikan bahan kimia, obyek yang beterbangan atau cairan besi. Banyak dari pelindung wajah ini dapat digunakan bersamaan dengan penggunaan helm.
  • Helm pengelas memberikan perlindungan baik pada wajah dan juga mata. Helm ini menggunakan lensa penahan khusus yang menyaring intesnsitas cahaya serta energi panas yang dihasilkan dari kegiatan pengelasan.

4. Pelindung kepala atau helm

Berikut ini adalah tipe-tipe helm pelindung :

  • Keas G untuk melindungi kepala dari benda yang jatuh; dan melindungi dari sengatan listrik sampai 2.200 volts.
  • Kelas E untuk melindungi kepala dari benda yang jatuh, dan dapat melindungi dari sengatan listrik sampai 20.000 volts.
  • Kelas F untuk melindungi kepala dari benda yang jatuh.

5. Pelindung kaki

Berikut ini dalah tipe-tipe pelindung kaki :

  • Steel toe, sepatu yang didesain untuk melindungi jari kaki dari kejatuhan benda.
  • Metatarsal, sepatu yang didesain khusus melindungi seluruh kaki dari bagian tuas sampai jari.
  • Reinforced sole, sepatu ini didesain dengan bahan penguat dari besi yang akan melindungi dari tusukan pada kaki.
  • Latex/Rubber, sepatu yang tahan terhadap bahan kimia dan memberikan daya cengkeram yang lebih kuat pada permukaan yang licin.
  • PVC boots, sepatu yang melindungi dari lembab dan membantu berjalan di tempat becek.
  • Vinyl boots, sepatu yang tahan larutan kimia, asam, alkali, garam, air dan darah.
  • Nitrile boots, sepatu yang tahan terhadap lemak hewan, oli, dan bahan kimia.

6. Wear pack

Digunakan untuk melindungi tubuh dari bahaya luar seperti cahaya matahari, debu, bahan kimia dan lain-lain.

Berikut ini adalah cara pencegahan kecelakaan:

  1. Memberitahukan terlebih dahulu Berbagai faktor bahaya di tempat kerja yang dapat menimbulkan gangguan keselamatan dan kesehatan kerja, termasuk bahaya kebakaran dan peledakan serta cara penanggulangannya.
  2. Faktor yang dapat mempengaruhi efisiensi dan produktivitas kerja.
  3. Alat pelindung diri bagi tenaga kerja yang bersangkutan.
  4. Cara dan sikap yang benar dan aman dalam melaksanakan pekerjaannya.
  5. Mengevaluasi cara kerja, proses dan lingkungan kerja.
  6. Menentukan tindakan koreksi dengan alternatif terbaik.
  7. Mengembangkan sistem pengendalian bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.
  8. Mengevaluasi penyebab timbulnya kecelakaan, penyakit akibat kerja serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
  9. Mengembangkan penyuluhan dan penelitian di bidang keselamatan kerja, hygiene perusahaan, kesehatan kerja dan ergonomi.
  10. Melaksanakan pemantauan terhadap gizi kerja dan menyelenggarakan makanan di perusahaan.
  11. Memeriksa kelengkapan peralatan keselamatan kerja.
  12. Mengembangkan pelayanan kesehatan tenaga kerja.

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/keselamatan-dan-kesehatan-kerja/k3-pekerjaan-mekanikal-elektrikal

Forum Teknik Sipil dan Arsitektur