Metode Sand Pumping untuk Masalah Abrasi Pantai

Sand Pumping adalah suatu metode dengan melakukan pengambilan pasir di laut lepas pada kedalaman antara 40 – 50 meter, menggunakan kapal TSHD. Pasir disedot ke dalam lambung kapal berkapasitas kurang lebih 10.000 m3, dalam sekali perjalanan (trip). Pasir tersebut, kemudian dibawa ke lokasi pumping yang sudah siap dengan perpipaan sepanjang 6 km. Dipasang kira-kira 3km di laut dan 3km di pesisir pantai. Setelah itu dihubungkan dengan pipa tersebut, kemudian material pasir disemprotkan pada lokasi pantai yang terkena abrasi. dalam sehari, dapat dilakukan 3 – 4 penyemprotan. Volume pasir untuk keseluruhan proyek diperkirakan sekitar 1 juta m3. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/pelabuhan/metode-sand-pumping-untuk-masalah-abrasi-pantai

Pelabuhan, Dermaga, dan Terminal

Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai, atau danauuntuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpangke dalamnya. Pelabuhan biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus untuk memuat dan membongkar muatan kapal-kapal yang berlabuh. Terkadang crane dan gudang berpendingin disediakan oleh pihak pengelola maupun pihak swasta yang berkepentingan, sesuai jenis pelabuhannya juga. Sering pula disekitarnya dibangun fasilitas penunjang seperti pengalengan dan pemrosesan barang. Peraturan Pemerintah RI No.69 Tahun 2001 mengatur tentang pelabuhan dan fungsi serta penyelengaraannya. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/pelabuhan/pelabuhan-dermaga-dan-terminal

Tanah Bertulang

I. Pendahuluan

Penulangan tanah banyak digunakan pada :

  1. Dinding penahan tanah
  2. Pangkal jembatan
  3. Timbunan badan jalan
  4. Penahan galian
  5. Perbaikan stabilitas lereng alam
  6. Tanggul
  7. Bendungan
  8. Fondasi rakit
  9. Bangunan-bangunan pelengkap Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/teknik-pondasi/tanah-bertulang

Analisis Pondasi Dangkal

A.  Anggapan Dasar

  • Analisis fondasi dangkal dengan metode elastis  plat fondasi dianggap kaku sempurna (tidak melengkung), plat fondasi boleh mengalami penurunan, miring akibat beban yang bekerja sedangkan tanah tidak mampu menahan beban tarik
  • Plat fondasi kaku (tidak lentur), jika lentur terjadi perubahan bentuk mengakibatkan retak pada komponen betonnya, jika kemasukan air semakin parah akan terjadi perlemahan beton penyusunnya, sehingga anggapan fondasi kaku lebih aman Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/teknik-pondasi/analisis-pondasi-dangkal

Daya Dukung Tanah

Pondasi akan aman apabila :

  • Penurunan (settlement) tanah yang disebabkan oleh beban fondasi masih dalam batas yang diijinkan.
  • Tidak terjadi keruntuhan geser pada tanah dasar fondasi

Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/teknik-pondasi/daya-dukung-tanah

Penyelidikan Tanah

Penyelidikan tanah dilapangan dibutuhkan untuk  perancangan fondasi bangunan seperti :

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/teknik-pondasi/penyelidikan-tanah

Pondasi Dangkal

Sifat-sifat teknis tanah dan batuan

Siklus Batuan dan Asal Usul Tanah

Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/teknik-pondasi/pondasi-dangkal

Pemecah Gelombang

Pemecah gelombang dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu pemecah gelombang sambung pantai dan lepas pantai. Tipe pertama banyak digunakan pada perlindungan perairan pelabuhan, sedangkan tipe kedua untuk perlindungan pantai terhadap erosi. Secara umum kondisi perencanaan kedua tipe adalah sama, hanya pada tipe pertama perlu ditinjau karakteristik gelombang di beberapa lokasi di sepanjang pemecah gelombang, seperti halnya pada perencanaan groin dan jetty. Selanjutnya dalam bagian ini tinjauan lebih difokuskan pada pemecah gelombang lepas pantai. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/pelabuhan/pemecah-gelombang

Metode Pemancangan Pondasi Tiang Beton Pracetak

Fondasi tiang pancang merupakan bagian dari konstruksi yang dibuat dari kayu, beton, dan/atau baja yang digunakan untuk mentransmisikan beban-beban permukaan ke tingkat-tingkat permukaan yang lebih rendah dalam masa tanah. Dimana fondasi tiang ini digunakan untuk mendukung bangunan bila lapisan tanah kuat terletak sangat dalam . Hal ini merupakan distribusi vertikal dari beban sepanjang poros tiang pancang atau pemakainan beban secara langsung terhadap lapisan yang lebih rendah melalui ujung tiang pancang.Tiang pancang ini semata-mata hanya dari segi kemudahan karena semua tiang pancang berfungsi sebagai kombinasi tahanan samping dan dukungan ujung kecuali bila tiang pancang menembus tanah yang sangat lembek sampai kedasar padat. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/teknik-pondasi/metode-pemancangan-pondasi-tiang-beton-pracetak

Cara Membuat Kurva S Penjadwalan Proyek

Pada 2 postingan sebelumnya, kita sudah belajar bagaimana cara membuat RAB dan diagram batang. Kali ini saya akan sedikit menjelaskan bagaimana cara membuat kurva S dengan menggunakan microsoft Excel. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/estimasi-biaya-konstruksi/cara-membuat-kurva-s-penjadwalan-proyek

Membuat Diagram Batang (Bar Chart)

Pada postingan sebelumnya saya sudah menjelaskan bagaimana cara membuat rencana anggaran biaya untuk proyek konstruksi. Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat penjadwalan proyek menggunakan diagram batang. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/estimasi-biaya-konstruksi/membuat-diagram-batang-bar-chart

Cara menghitung RAB (Rencana Anggaran Biaya)

RAB atau rencana anggaran biaya adalah banyaknya biaya yang dibutuhkan baik upah maupun bahan dalam sebuah perkerjaan proyek konstruksi, baik rumah, gedung, jembatan, jalan, bandara, pelabuhan dan lain-lain. RAB sangat dibutuhkan dalam sebuah proyek konstruksi agar proyek dapat berjalan dengan efisien karena dana yang cukup. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/estimasi-biaya-konstruksi/cara-menghitung-rab-rencana-anggaran-biaya

Manajemen Konstruksi

Yang dimaksud dengan proyek adalah suatu usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang dibatasi oleh waktu dan sumber daya yang terbatas. Sehingga pengertian proyek konstruksi adalah suatu upaya untuk mencapai suatu hasil dalam bentuk bangunan atau infrastruktur. Bangunan ini pada umumnya mencakup pekerjaan pokok yang termasuk di dalamnya bidang teknik sipil dan arsitektur, juga tidak jarang melibatkan disiplin lain seperti teknik industri, teknik mesin, elektro dan sebagainya. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/pengelolaan-dan-pengendalian-proyek/manajemen-konstruksi

Perkerasan Jalan Lentur dan Geosintetik

Konstruksi perkerasan jalan lentur secara umum terdiri dari 4 bagian yaitu:

  • Tanah dasar (sub grade)
  • Perkerasan bawah (sub base course)
  • Perkerasan atas (base course)
  • Lapis permukaan (surface course) Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/perkerasan-jalan-raya/perkerasan-jalan-lentur-dan-geosintetik

Penggunaan Geotextile Pada Perkerasan Lentur (Flexible Pavement)

Geotekstil adalah lembaran sintesis yang tipis, fleksibel, permeable yang digunakan untuk stabilisasi dan perbaikan tanah dikaitkan dengan pekerjaan teknik sipil. Pemanfaatan geotekstil merupakan cara moderen dalam usaha untuk perkuatan tanah lunak. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/perkerasan-jalan-raya/penggunaan-geotextile-pada-perkerasan-lentur-flexible-pavement

Older posts «

» Newer posts