Perhitungan Gedung Tahan Gempa

Desain gedung tahan gempa diatur SK SNI T-15-1991-03 pasal 3.14. Gedung dapat bertahan dari beban gempa yang bekerja bolak-balik bila dapat beriperilaku daktail yaitu terjadi lendutan plastis / pada keadaan leleh tapi tidak langsung runtuh dan terjadi selang yang cukup sampai terjadi runtuh. Dengan keadaan ini terjadi peredaman beban gempa. Hal ini berlawanan pada gedung…

Pengujian Bleeding

Keenceran suatu campuran (adukan) beton sangat mempengaruhi mudah dan sulitnya pengerjaan di lapangan. Apabila campuran tersebut terlalu encer, pengerjaannya semakin mudah namun kekuatan beton yang dihasilkan rendah, begitu juga sebaliknya. Tujuan dari pengujian ini untuk mengetahui tingkat keenceran suatu campuran beton. Benda uji yang harus disiapkan berupa campuran beton segar yang dipakai dalam pembuatan silinder beton…

Mini Texture Meter

Pengujian Mini Texture Meter untuk menguji tingkat kerataan permukaan perkerasan jalan. Alat yang digunakan yaitu Mini Texture Meter

Pelaksanaan Perkerasan Jalan Beton Semen

Berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Perkerasan Jalan Beton Semen (Pd T-05-2004-B) prosedur pelaksanaan perkerasan beton mencakup persyaratan bahan, penyiapan tanah dasar dan lapis pondasi, penyiapan pembetonan, pembetonan, pengendalian mutu dan pembukaan untuk lalu-lintas. Hal utama yang harus dilakukan dalam pengawasan selama pelaksanaan perkerasan beton semen adalah sebagai berikut :

Pengujian Kadar Garam Bata Merah

Bata merah dibuat dari tanah dengan atau tanpa bahan campuran lainnya yang dibakar pada suhu yang cukup tinggi hingga tidak hancur lagi bila direndam dalam air. Pemeriksaan ini juga ditujukan untuk mengetahui apakah bata memenuhi syarat atau tidak sebagai bahan bangunan. Untuk mengetahui kadar garam di dalam bata merah maka perlu dilakukan pengujian. Bahan yang…

Jenis Dan Struktur Perkerasan Jalan

Pada umumnya, perkerasan jalan terdiri dari beberapa jenis lapisan perkerasan yang tersusun dari bawah ke atas, sebagai berikut : Lapisan tanah dasar (sub grade) Lapisan pondasi bawah (subbase course) Lapisan pondasi atas (base course) Lapisan permukaan / penutup (surface course)

Perkerasan Dengan Bahan Beton Aspal

Beton adalah agregat yang dicampur dengan portland cement, karena proses kimia campuran ini menjadi keras dan membentuk massa yang padat. Sedangkan aspal beton adalah beton dengan bahan pengikat aspal yang dicampur dalam keadaan panas. Campuran panas terdiri dari aspal, batuan dan filler yang setelah diaduk diangkut dengan truk ke lokasi pekerjaan, kemudian dimasukkan ke alat…

Laboratory Stone Crusher

Laboratory stone crusher adalah pengujian untuk memecah agregat untuk mendapatkan ukuran material yang diinginkan. Benda uji yang harus disiapkan adalah agregat. Sedangkan alat yang dibutuhkan adalah Stone Crusher Ember

Pengujian Kuat Tekan Kayu

Kuat tekan kayu adalah nilai yang digunakan untuk mengetahui kelas kuat kayu. Kelas kuat kayu adalah tolok ukur yang akan kita gunakan di lapangan untuk menentukan dimensi kayu dan harus didasarkan pada pembebanan yang bekerja. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan kayu searah serat dan kategori kelas kayu. Benda uji yang harus…

Pembuatan Silinder Beton

Pembuatan silinder beton adalah sebagai replikasi dari beton yang digunakan untuk bahan bangunan. Silinder beton ini terbuat dari adukan beton yang akan digunakan, yang merupakan sampel yang akan diujikan di laboratorium. Jumlah pembuatan silinder beton harus mempresentasikan dari adukan beton bahan bangunan. Bahan yang dibutuhkan adalah campuran beton yang sudah di takar komposisi agregat kasar,…