Pengolahan Jaringan Irigasi dan Permasalahannya

Pengolahan jaringan irigasi muncul sebagai akibat dari beberapa hal antara lain
  • Pesatnya perkembangan penduduk dan industri (terutama di Jawa).
  • Keseimbangan antara pengendalian dan pemanfaatan air menjadi terganggu.
  • Ketersediaan air menurun, kebutuhan naik.
  • Gangguan pada catchment area.
  • Meningkatnya erosi (kandungan lumpur di sungai). Terjadi pendangkalan sehingga intake terganggu
  • Peningkatan usaha intensifikasi pertanian dan diversifikasi tanaman.
  • Adanya dukungan penyedia air sesuai WARUNG JAMU (Waktu Ruang Jumlah dan Mutu) Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/bangunan-air/pengolahan-jaringan-irigasi-dan-permasalahannya

PAHS dan SKKNI Jalan dan Jembatan

PAHS (Panduan Analisis Harga Satuan)

Menetapkan langkah-langkah menghitung harga satuan dasar (HSD) :

  1. Bahan
  2. Alat
  3. Tenaga Kerja

Serta, Harga Satuan Pekerjaan (HPS) biaya Penanganan Pekerjaan Jalan dan Jembatan.Penanganan pekerjaan jalan dan jembatan disini meliputi pemeliharaan dan pembangunan. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/estimasi-biaya-konstruksi/pahs-dan-skkni-jalan-dan-jembatan

Baja Ringan

Baja adalah logam yang kuat dan tidak mudah berkarat. Baja digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan berbagai macam barang kebutuhan manusia seperti peralatan rumah tangga sampai pembuatan bahan untuk sebuah bangunan. Baja untuk konstruksi sebuah bangunan harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Saat ini baja untuk konstruksi atap berupa baja ringan.

Baja ringan dipilih untuk konstruksi bangunan, misalnya rangka atap (penyangga atap) karena meskipun tipis dan ringan tetapi mempunyai kekuatan yang besar untuk menahan beban dan tidak mudah berkarat. Rangka bangunan misalnya rumah bertingkat, hotel, apartemen dan jembatan, tentu memerlukan rangka yang mempunyai kekuatan yang dapat menahan beban yang besar secara terus menerus. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/struktur-baja/baja-ringan

Inti Sari UU No. 7 Tahun 2004 Tentang SDA (5 Pilar RSDA)

A. KONSERVASI

Tujuan : Menjaga kelangsungan keberadaan daya dukung, daya tampung dan fungsi.

1. Perlindungan dan Pelestarian Sumber Air

Tujuan : Melindungi dan melestarikan sumber air beserta lingkungan keberadaannya terhadap kerusakan atau gangguan yang disebabkan  oleh alam, termasuk kekeringan dan yang disebabkan oleh tindakan manusia.

Kegiatan : Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/rekayasa-sumber-daya-air/inti-sari-uu-no-7-tahun-2004-tentang-sda-5-pilar-rsda

Memanen Air Hujan Dengan Membangun Embung atau Waduk Kecil

Memanen air hujan atau dikenal dengan Rainwater Harvesting merupakan upaya pemanfaatan air hujan yang telah lama digunakan oleh nenek moyang, karena distribusi ketersediaan air yang tidak merata baik sebagai fungsi ruang maupun waktu.

Air hujan memiliki kualitas yang cukup baik, dengan pH netral, bebas dari polutan, kadar garam, mineral dan bahan-bahan polutan lain.

Keuntungan yang dapat diperoleh dari Memanen Air Hujan adalah diantaranya

  • Air diperoleh secara bebas, tanpa membayar (gratis), biaya yang dikeluarkan hanya untuk pengumpulan dan pemanfaatan.
  • Pengguna air biasanya dekat dengan lokasi pemanen, sehingga dapat mengurangi kompleksitas (biaya, maupun sistem) distribusi air.
  • Pemanfaatan air hujan dapat digunakan untuk mengurangi penggunaan air tanah.
  • Memanen air hujan dapat mengurangi biaya penggunaan air, misal pelanggan PDAM Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/rekayasa-sumber-daya-air/memanen-air-hujan-dengan-membangun-embung-atau-waduk-kecil

Bagian-bagian Bangunan Irigasi

Perkembangan jumlah penduduk di Indonesia yang semakin meningkat menyebabkan area pertanahan semakin menyempit. Akibatnya saat musim penghujan datang, kemampuan tanah dalam menyerap air menjadi semakin berkurang, kemudian menyebabkan air meluap dan banjir terutama di kota-kota besar. Maka diperlukan suatu sistem yang dapat mengatur proses hidrologi agar menjadi kembali seimbang. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/bangunan-air/bagian-bagian-bangunan-irigasi

Mobilisasi dan Demobilisasi Proyek

Mobilisasi dan demobilisasi proyek adalah kegiatan mendatangkan ke lokasi (mobilisasi) dan mengembalikan (demobilisasi) alat-alat proyek sesuai spesifikasi yang ditentukan dalam dokumen lelang dengan menggunakan alat angkutan darat (trailer / truck besar) atau alat angkut air (ponton). Contoh aplikasi mobilisasi dan demobilisasi proyek adalah pekerjaan konstruksi. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/pengelolaan-dan-pengendalian-proyek/mobilisasi-dan-demobilisasi-proyek

Portal Proyek Pengembangan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Ada 3 tahap dalam pelaksanaan proyek antara lain :

  1. Tahap Pra Konstruksi
  2. Tahap Konstruksi
  3. Tahap Operasional Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/pengelolaan-dan-pengendalian-proyek/portal-proyek-pengembangan-uin-sunan-kalijaga-yogyakarta

Komponen Penyusun Rel Kereta Api

Setelah lapisan landasan sebagai pondasi jalan rel KA selesai dibangun, tahap berikutnya adalah membangun trek rel KA. Perlu diketahui bahwa pada setiap komponen mempengaruhi kualitas rel KA itu sendiri. Gambar di bawah ini adalah skema konstruksi jalan rel KA beserta komponen-komponennya. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/teknik-lalulintas/komponen-penyusun-rel-kereta-api

Sejarah Jalan Kereta Api

Bermula di Inggris pada tahun 1630, yaitu dengan adanya pengangkutan batu bara. Dengan kereta yang ditarik kuda beroda besi  berjalan pada bantalan kayu. Perkembangan berikutnya balok kayu diganti seluruhnya dengan besi.

Untuk menghindari melesetnya roda tersebut maka roda-roda diberi flens (flange), ini terjadi pada tahun 1789. Akibat dari penggunaan flens pada roda ini mengakibatkan kendaraannya tidak dapat digunakan di jalan raya biasa, sejak itulah terjadi perbedaan antara jalan raya dan jalan yang menggunakan batang besi atau jalan rel. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/teknik-lalulintas/sejarah-jalan-kereta-api

Pengaruh Transportasi Udara

Dahulu orang berpergian dari satu tempat ke tempat lain bisa dilakukan melalui darat maupun laut. Namun karena tuntutan mobilitas yang harus serba cepat mendorong meningkatnya kebutuhan akan trasportasi udara.

Peningkatan trasportasi udara memberikan pengaruh di berbagai sektor kehidupan antara lain : Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/bandara/pengaruh-transportasi-udara

Proyek Bendungan Tibu Kuning

Bendungan atau dam adalah suatu tembok penahan air yang dibentuk dari berbagai batuan dan tanah. Air yang dibendung akan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat antara lain dijadikan pembangkit tenaga listrik (PLTA), penyediaan air bersih, tempat rekreasi, pengendali banjir, dan sebagainya. Sejak tahun 1900 sampai dengan sekarang Indonesia memiliki lebih dari 100 buah bendungan mulai dari tipe waduk lapangan hingga bendungan besar baik yang dikelola oleh pemerintah maupun instansi swasta. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/bangunan-air/proyek-bendungan-tibu-kuning

Istilah Transportasi

Beberapa istilah yang ada di dalam transportasi antara lain :

  1. Aksesibilitas, tingkat pencapaian kemudahan yang dapat dinyatakan dengan jarak, waktu atau biaya angkutan.
  2. Alat Berat,  barang yang karena sifatnya tidak dapat dipecah-pecah sehingga memungkinkan angkutannya  melebihi muatan sumbu terberat (MST) dan/atau dimensinya melebihi ukuran maksimum kendaraan yang ditetapkan.
  3. Alat  Pembatas  Kecepatan, kelengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi untuk membuat pengemudi kendaraan bermotor mengurangi kecepatan kendaraannya. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/teknik-lalulintas/istilah-transportasi

Pelabuhan Laut di Indonesia

Indonesia adalah negara maritim yang mempunyai wilayah perairan laut yang luas. Transportasi antar pulau saat ini ada yang masih menggunakan moda transportasi laut, maka tidak heran pelabuhan laut di Indonesia cukup banyak. Pelabuhan laut Indonesia adalah pelabuhan yang berada di wilayah negara Indonesia, sedangkan kata pelabuhan bisa di artikan sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai, danau atau udara untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/pelabuhan/pelabuhan-laut-di-indonesia

Profil PT Waskita Karya

Waskita Karya didirikan pada 1 Januari 1961, adalah salah satu perusahaan negara terkemuka di Indonesia yang memainkan peran utama dalam pembangunan negara. Berasal dari sebuah perusahaan Belanda bernama “Aannemings Volker Maatschappij NV”, yang diambil alih di bawah Keputusan Pemerintah No.62/1961, Waskita Karya yang semula di dalam air paticipated perkembangan terkait termasuk reklamasi, pengerukan, pelabuhan dan irigasi.

Pada tahun 1973 status hukum Waskita Karya telah berubah menjadi “Persero” PT. Waskita Karya, dengan yang lebih familliar memanggil “Waskita”. Sejak saat itu, perusahaan mulai mengembangkan usahanya sebagai kontraktor umum yang lebih luas terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan termasuk jalan raya, jembatan, pelabuhan, bandar udara, bangunan, tanaman pembuangan air kotor, pabrik semen, pabrik dan fasilitas industri lainnya. Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.ilmutekniksipil.com/pengelolaan-dan-pengendalian-proyek/profil-pt-waskita-karya

Older posts «

» Newer posts