Pengujian Titik Lembek Aspal

Pengujian titik lembek aspal dimaksudkan untuk menentukan titik lembek aspal dan ter yang berkisar antar 30o C sampai dengan 200o C.

Titik lembek adalah suhu pada saat bola baja, dengan berat tertentu, mendesak turun suatu lapisan aspal atau ter yang tertahan dalam cincin berukuran tertentu, sehingga aspal atau ter tersebut menyentuh plat dasar yang terletak dibawah cincin pada tinggi tertentu, akibat pemanasan tertentu.

A. BENDA UJI

  1. Panaskan benda uji hingga cair merata. Pemanasan dan pengadukan dilakukan perlahan-lahan agar gelembung-gelembung udara tidak masuk. Tuangkan benda uji kedalam 2 buah cincin. Suhu pemanasan untuk ter < 56o C dan aspal < 111o C diatas titik lembeknya. Waktu pemanasan ter < 30 menit, sedangkan aspal < 2 jam.
  2. Panaskan 2 buah cincin sampai mencapai suhu tuang benda uji, letakkan 2 cincin diatas pelat kuningan yang telah diberi lapisan dari campuran talk dan sabun.
  3. Dinginkan, ratakan permukaan benda uji dalam cincin dengan pisau yang telah dipanaskan.

B. PERALATAN

  1. Termometer
  2. Cincin Kuningan
  3. Bola baja diameter 9,35 mm, berat 3,45 sampai 3,55 gram.
  4. Alat pengarah bola.
  5. Bejana gelas, tahan pemanasan mendadak diameter dalam 8,5 cm, tinggi 12 cm.
    1. Dudukan benda uji
    2. Penjepit

C. PELAKSANAAN

  1. Pasang dan atur kedua benda uji diatas dudukannya dan letakkan pengarah bola diatasnya. Lalu masukkan seluruh peralatan tersebut kedalam bejana gelas. Isi bejana dengan air suling baru, dengan suhu (5 ± 1) o C sehingga tinggi permukaan air berkisar antara 101,6 mm sampai 108 mm. Letakkan termometer yamg sesuai diantara kedua benda uji. Periksa dan atur jarak antara permukaan plat dasar dengan dasar benda uji sehingga menjadi 25,4 mm.
  2. Letakkan bola-bola baja yang bersuhu 5o C dan ditengah permukaan masing-masing benda uji yang bersuhu 5o C menggunakan penjepit dengan memasang kembali pengarah bola.
  3. Panaskan bejana sampai suhu 5o C per menit. Untuk 3 menit pertama perbedaan kecepatan pemanasan <0,5o C.

D. PEMBAHASAN

a. Manfaat dari pemeriksaan titik lembek adalah untuk menentukan jenis aspal yang digunakan berdasarkan temperatur pada suatu tempat. Kepekaan aspal terhadap suhu terjadi karena aspal adalah material termoplastis yang berarti akan menjadi lembek jika suhu bertambah.

b. Aspal dengan titik lembek yang lebih rendah, temperatur yang dibutuhkan untuk pencampuran dengan agregat dalam pemadatan aspal lebih rendah. Bila aspal cepat menjadi lembek dan cepat pula menjadi keras maka waktu pelaksanaan pencampuran dengan agregat dan pemadatan harus lebih pendek. Bila suhu perkerasan meningkat, aspal akan melunak sehingga akan mudah menjadi ranting dan deformasi.

c. Persyaratan suhu untuk aspal sebagai berikut :

  • AC 40-60 adalah 51oC – 63 oC
  • AC 80-100 adalah 46 oC – 64 oC
  • AC 60-80 adalah 48 oC – 58 oC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Forum untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan atau informasi seputar teknik

https://insinyur.id/