Inti Sari UU No. 7 Tahun 2004 Tentang SDA (5 Pilar RSDA)

A. KONSERVASI

Tujuan : Menjaga kelangsungan keberadaan daya dukung, daya tampung dan fungsi.

1. Perlindungan dan Pelestarian Sumber Air

Tujuan : Melindungi dan melestarikan sumber air beserta lingkungan keberadaannya terhadap kerusakan atau gangguan yang disebabkan  oleh alam, termasuk kekeringan dan yang disebabkan oleh tindakan manusia.

Kegiatan :

  1. Pemeliharaan kelangsungan fungsi resapan air dan daerah tangkapan air;
  2. Pengendalian pemanfaatan sumber air;
  3. Pengisian air pada sumber air;
  4. Pengaturan prasarana dan sarana sanitasi;
  5. Perlindungan sumber air dalam hubungannya dengan kegiatan pembangunan dan pemanfaatan lahan pada sumber air;
  6. Pengendalian pengolahan tanah di daerah hulu;
  7. Pengaturan daerah sempadan sumber air;
  8. Rehabilitasi hutan dan lahan;
  9. Pelestarian hutan lindung, kawasan suaka alam, dan kawasan pelestarian alam.

2. Pengawetan Air

Tujuan : Memelihara keberadaan dan ketersediaan air atau kuantitas air, sesuai dengan fungsi dan manfaatnya.

Kegiatan :

  1. Menyimpan air yang berlebihan di saat hujan untuk dapat dimanfaatkan pada waktu diperlukan;
  2. Menghemat air dengan pemakaian yang efisien dan efektif;
  3. Mengendalikan penggunaan air tanah.

3.  Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air

Tujuan : Mempertahankan dan memulihkan kualitas air yang masuk dan yang ada pada sumber-sumber air.

Kegiatan :

  1. Memperbaiki kualitas pada sumber air & prasarana sumber daya air;
  2. Mencegah masuknya pencemaran air pada sumber air dan prasarana sumber daya air.

B. PENDAYAGUNAAN SDA

Tujuan : Memanfaatkan sumber daya air secara berkelanjutan dengan mengutamakan fungsi sumber air dan memperhatikan lingkungan sumber air.

1. Penatagunaan Sumber Daya Air

Tujuan : Menetapkan zona pemanfaatan sumber air dan peruntukan air pada sumber air.

Kegiatan :

  1. Mengalokasikan zona untuk fungsi lindung dan budi daya;
  2. Menggunakan dasar hasil penelitian dan pengukuran secara teknis hidrologis;
  3. Memperhatikan ruang sumber air yang dibatasi oleh garis sempadan sumber air;
  4. Memperhatikan kepentingan berbagai jenis pemanfaatan;
  5. Melibatkan peran masyarakat sekitar dan pihak lain yang berkepentingan; dan
  6. Memperhatikan fungsi kawasan.

2. Penyediaan Sumber Daya Air

Tujuan : Memenuhi kebutuhan air dan daya air serta memenuhi berbagai keperluan sesuai dengan kualitas dan kuantitas.

Kegiatan :

  1. Memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan irigasi bagi pertanian rakyat;
  2. Memenuhi kebutuhan lainnya.

3. Penggunaan Sumber Daya Air

Tujuan : Pemanfaatan sumber daya air dan prasarananya sebagai media dan/atau materi.

Kegiatan :

Dilaksanakan sesuai penatagunaan dan rencana penyediaan sumber daya air yang telah ditetapkan dalam rencana pengelolaan sumber daya air wilayah sungai bersangkutan.

4. Pengembangan Sumber Daya Air

Tujuan : Peningkatan kemanfaatan fungsi sumber daya air guna memenuhi kebutuhan air baku untuk rumah tangga, pertanian, industri, pariwisata, pertanahan, pertambangan, ketenagaan, perhubungan, dan untuk berbagai keperluan lainnya.

Kegiatan :

Diselenggarakan berdasar berdasarkan rencana pengelolaan sumber daya air dan rencana tata ruang wilayah yang telah ditetapkan.

5.  Pengusahaan Sumber Daya Air

Tujuan : Dengan memperhatikan fungsi sosial dan kelestarian lingkungan hidup.

Kegiatan :

  1. Penggunaan air pada suatu lokasi tertentu sesuai persyaratan yang ditentukan dalam perizinan.
  2. Pemanfaatan wadah air pada suatu lokasi tertentu sesuai persyaratan yang ditentukan dalam perizinan.
  3. Pemanfaatan daya air pada suatu lokasi tertentu sesuai persyaratan yang ditentukan dalam perizinan.

C. PENGENDALIAN DAYA RUSAK AIR

Tujuan : Pada upaya pencegahan melalui perencanaan pengendalian daya rusak air yang disusun secara terpadu dan menyeluruh dalam pola pengelolaan sumber daya air.

1. Pencegahan

Tujuan : Kegiatan fisik dan/ atau non fisik maupun melalui penyeimbangan hulu dan hilir wiayah sungai.

Kegiatan :

  1. Fisik
  2. Non fisik
  3. Penyeimbangan hulu dan hilir wilayah sungai

2. Penanggulangan

Tujuan : Mitigasi bencana yang dilakukan secara terpadu oleh instansi terkait dan masyarakat melalui suatu badan koordinasi penanggulangan bencana pada tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota.

Kegiatan :

Kegiatan yang bersifat meringankan penderitaan akibat bencana

3. Pemulihan

Tujuan : Memulihkan kembali fungsi lingkungan hidup dan sistem prasarana sumber daya air.

Kegiatan :

Memulihkan kembali fungsi lingkungan hidup dan sistem prasarana oleh pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat

D. PEMBERDAYAAN

Tujuan : Meningkatkan kinerja pengelolaan sumber daya air.

Pemerintah dan Pemerintah daerah menyelenggarakan pemberdayaan para pemilik kepentingan dan kelembagaan sumber daya air secara terencana dan sistematis.

Kelompok masyarakat atas prakarsa sendiri dapat melaksanakan upaya pemberdayaan untuk kepentingan masing-masing dengan berpedoman pada tujuan pemberdayaan.

Kegiatan :

  1. Melibatkan peran masyarakat.
  2. Pemberdayaan.
  3. Pengawasan terhadap seluruh proses dan hasil pelaksanaan pengelolaan SDA wilayahnya.

E. SISTEM INFORMASI SDA

Tujuan : Mendukung pengelolaan Sumber Daya Air.

Pemerintah dan Pemerintah daerah menyelenggarakan pengelolaan sistem informasi sumber daya air sesuai dengan kewenangannya.

Tujuan : Menyediakan informasi yang akurat, benar dan tepat waktu serta dapat diakses oleh berbagai pihak yang berkepentingan dalam bidang Sumber Daya Air.

Kegiatan :

Pengelolaan Sistem Informasi SDA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Forum untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan atau informasi seputar teknik

https://insinyur.id/