Aplikasi Gnome PM Untuk Pengelolaan Proyek Konstruksi

Gnome PM, kepanjangan dari Gnome Project Manager, merupakan suatu aplikasi spreadsheet (MS-Excel) untuk membantu kontraktor kecil dalam mengelola proyek konstruksinya. Gnome PM memberikan layanan perencanaan, pemutahiran data kemajuan, pelaporan, serta pengendalian proyek konstruksi, dari segi waktu dan biaya.

Gnome sendiri artinya kurcaci, makhluk kerdil yang lembut dan baik hati, suka menolong meskipun bentuk fisiknya terbatas. Nama ini diambil dengan mengingat aplikasi ini ditujukan kepada kontraktor dengan klasifikasi kecil, yang secara jumlah sangat besar, namun biasa dianggap kerdil dalam kinerjanya, terutama dalam mengelola proyek konstruksi. Diharapkan, meskipun dianggap kerdil, namun kontribusinya dalam pengembangan jasa konstruksi yang kokoh akan signifikan, sebagaimana bantuan kurcaci yang baik hati.

Untuk Mengetahui Informasi secara umum mengenai GNOME PM, dapat meng-klik tombol About  Gnome PM yang ada di pojok kanan atas menu utama, setelah penginstalasian aplikasi Gnome PM.

Gambar 1. Informasi mengenai GNOME PM

 Cara Menggunakan Aplikasi Gnome PM

A. Instalasi

Aplikasi program Gnome PM ini sebenarnya merupakan suatu bentuk pengembangan aplikasi yang sudah ada pada Microsoft Excel, sehingga dalam melakukan proses instalasi, anda tidak perlu melakukan proses instalasi seperti pada aplikasi program lainnya, anda cukup meng-klik icon excel yang bertuliskan ‘Gnome PM for project’.

Apabila pada jendela windows muncul warning seperti pada Gambar 2, maka tutup jendela warning tersebut dan ubah security level untuk macro menjadi medium dengan cara klik Tools à Macro à Security… kemudian pilih security level Medium lalu klik OK. Kemudian tutup aplikasi dan buka kembali aplikasi.

Gambar 2. Jendela Warning

Apabila security level sudah pada posisi medium, lalu akan muncul jendela windows bertuliskan ‘Security Warning’ [Gambar 3], klik Enable Macros untuk memulai Gnome PM. Sebelum masuk pada tampilan menu utama Gnome PM, harus memasukkan password terlebih dahulu. Password ada dalam file folder aplikasi Gnome PM.

Gambar 3. Security Warning untuk memulai Gnome PM

B. Menu Utama

Gambar 4. Menu utama Gnome PM

Terdapat 3 (tiga) hal penting dalam menggunakan aplikasi Gnome PM ini, diantaranya ‘Tahap Pengelolaan Proyek’, ‘Worksheet’ dan ’Window’.

Pada ‘Tahap Pengelolaan Proyek’, terdiri dari 3 sub bagian, yaitu :

1.   Perencanaan Proyek

Merupakan tahap perencanaan pada proyek konstruksi yang akan dilaksanakan. Pada bagian ini terdiri dari 3 tahap utama, yaitu:

  1. ‘Input Data’ berfungsi untuk melakukan pemasukkan data-data perencanaan yang diperlukan dalam proyek konstruksi, seperti item pekerjaan, volume pekerjaan, biaya, dll.
  2. ‘Edit Data’ berfungsi untuk merubah data perencanaan yang telah dimasukkan sebelumnya, ketika terjadi kesalahan penulisan.
  3. ‘Barchart & Kurva S Rencana’ berfungsi untuk melihat hasil dari data perencanaan yang telah dimasukkan sebelumnya dalam bentuk Barchart dan Kurva S Rencana.

2.   Pengendalian Proyek

Merupakan tahap pengendalian, berupa pemutakhiran data kemajuan proyek. Pada bagian ini terdiri dari 2 tahap utama, yaitu:

  1. ‘Input Data’ berfungsi untuk melakukan pemasukkan data-data pengendalian ketika proyek sedang berjalan, berupa volume aktual.
  2. ‘Barchart & Kurva S Aktual’ berfungsi untuk melihat hasil dari data aktual yang telah dimasukkan sebelumnya dalam bentuk Barchart dan Kurva S Aktual.

3.   Laporan

Merupakan tahap terakhir dalam pengelolaan proyek konstruksi dimana semua hasil dari perencanaan proyek dan pengendalian proyek disajikan dalam bentuk laporan berupa tabel.

3 (tiga) tahap diatas akan dibahas lebih lanjut pada langkah berikutnya.

Pada bagian ‘Worksheet’ terdapat beberapa event yang merupakan proses dalam melakukan perubahan ketika menjalankan Gnome PM secara manual. Terdapat 2 (dua) event pada bagian ‘worksheet’, yaitu:

  1.  ‘Protect’ berfungsi untuk memproteksi semua worksheet yang ada.
  2. ‘Unprotect’ berfungsi untuk menghilangkan proteksi pada semua worksheet.

Sedangkan pada bagian ‘Window’ hanya terdapat satu event yang merupakan proses dalam melakukan perubahan tampilan dari jendela windows, yaitu ‘Full Screen’ yang berfungsi mengubah tampilan window menjadi full screen.

C. Langkah – langkah dan Contoh Dalam Melakukan Pengelolaan Proyek Konstruksi

A.   Perencanaan Proyek

Langkah awal dalam melakukan suatu pengelolaan proyek adalah melakukan perencanaan proyek. Dalam Gnome PM, segala hal yang berkaitan dengan perencanaan proyek, dikerjakan dengan urutan pertama pada bagian ‘Tahap Pengelolaan Proyek’ pada menu utama (sheet Menu Utama) [gambar 4].

Untuk melakukan perencanaan proyek langkah – langkahnya adalah sebagai berikut (disertai dengan contoh):

1. Klik nomor pertama pada frame ‘Tahap Pengelolaan Proyek’, yaitu Perencanaan.

Masukkan terlebih dahulu input data proyek dengan cara meng-klik tombol Input Data pada frame‘1. Perencanaan’, sehingga muncul frame ‘Waktu Pelaksanaan Proyek’ (gambar 5).

Pada frame ‘Waktu Pelaksanaan Proyek’ terdapat beberapa data isian proyek yang harus diisi, yaitu:  ‘Durasi Total’, dan ‘Awal Pelaksanaan’. ‘Durasi Total’ merupakan lamanya waktu pelaksanaan proyek, sedangkan ‘Awal Pelaksanaan’ merupakan waktu ketika proyek tersebut akan dimulai.

Apabila data isian pada frame ‘Waktu Pelaksanaan Proyek’ telah diisi sebelumnya, maka ketika meng-klik Input Data pada frame‘1. Perencanaan’, maka akan muncul data isian pada frame ‘Waktu Pelaksanaan Proyek’ seperti pada Gambar 6. Klik Lanjut  jika tidak ada perubahan pada data isian, dan klik Ganti jika ingin mengganti data isian pada frame ’Waktu Pelaksanaan Proyek’.

Gambar 5. data isian pada frame waktu pelaksanaan proyek sebelum diisi
Gambar 6. data isian pada frame waktu pelaksanaan proyek setelah diisi

2. Selanjutnya isi Durasi Total dengan mengetikkan angka pada text box, misalnya kita isi ‘Durasi Total’ adalah 90 hari, maka ketik angka 90 pada text box. Pada data isian ‘Awal Pelaksanaan’ isi 1 Juni 2007, dengan memilih salah satu pilihan pada bagian ‘tanggal’ (yaitu 1), ‘bulan’ (yaitu Jun) dan ‘tahun’ (yaitu 2007), lihat seperti pada Gambar 7.

Gambar 7. contoh pengisian form waktu pelaksanaan proyek

Setelah data isian telah lengkap, kemudian klik tombol OK untuk menyimpan data isian yang telah dimasukkan.

3. Selanjutnya secara otomatis akan masuk pada worksheet ‘Input’ dan muncul formInput Data Perencanaan’ [Gambar 8].

Klik tombol Tambah Item Pekerjaan, kemudian akan muncul form ‘Tambah Item Pekerjaan’ [gambar 9] yang terdiri dari ‘Jenis Pekerjaan’ dan ‘Sub Pekerjaan’. Pilih jenis Pekerjaan persiapan pada ‘Jenis Pekerjaan’ dengan sub pekerjaan pembersihan lokasi pada ‘Sub Pekerjaan’, dan pilih/check list Jenis atau Sub Pekejaan di AWAL PEKERJAAN pada frame ‘Ketergantungan Pekerjaan’. Lalu klik tombol OK.

Untuk mengecilkan jendela pada form ‘Input Data Perencanaan’ maupun pada form ’Tambah Item Pekerjaan’ dapat meng-klik tulisan Minimize. Dan untuk mengembalikannya pada ukuran semula klik tulisan Restore.

Gambar 8. form Input Data Perencanaan