Kuman Dalam Air

Bening dan bersih itulah yang terlihat secara kasat mata pada air. Tapi jangan kira air yang kita lihat itu juga sehat. Kalau ingin tahu, coba gunakan kaca pembesar untuk melihatnya. Anda pasti akan melihat kuman yang hidup dengan ‘nyaman’ di dalamnya. Memang benar, bila kita lihat sumber mata air di danau atau sungai kadang terlihat bersih apalagi yang berada di puncak gunung dan belum terkontaminasi oleh limbah. Tetapi jangan lupa bahwa air yang akan kita konsumsi harus melalui perjalanan panjang sampai akhirnya kita gunakan dan ada kemungkinan selama perjalanan itu bakteri ikut terbawa.

ada beberapa jenis kuman yang dilaporkan oleh oleh EPA (Enviromental Protection Agency, USA) di bawah ini :

Coliform Bacteria

Kuman ini pada umumnya tidak membahayakan dan biasanya muncul akibat pipa air yang tidak terawat sehingga bakteri mudah sekali ‘hidup’ di dalamnya. Dan tentu saja akan menimbulkan penyakit.

Fecal Coliform dan E coliĀ 

Kuman yang muncul akibat buangan manusia dan binatang dapat menyebabkan timbulnya penyakit diare. Bakteri yang satu ini tidak secara langsung memberikan efek bagi kesehatan manusia. Tetapi justru dapat memancing bakteri lain hidup sehingga akan menyebabkan kita terkena diare atau sakit kepala

Cryptosporidium

Parasit yang berada di danau dan sungai akibat limbah binatang. Penyakit yang akan timbul, Cryptosporidiosis, pada manusia cukup parah dan perlu perawatan khusus karena melemahkan beberapa sistem daya tahan tubuh.

Giardia Lamblia

Hampir sama dengan Cryptosporidium juga disebabkan karena limbah binatang. Tetapi penyakit yang ditimbulkan tidak separah penyakit Cryptosporidiosis dan tidak perlu perawatan khusus.

Selain beberapa kuman tersebut, EPA juga mengingatkan bahwa jangan sekali-kali mencampurkan air minum dengan Fluoride. Banyak orang yang salah persepsi dan mengira bahwa Fluoride justru dapat menyehatkan gigi. Salah besar! Jika seseorang menggunakan Fluoride lebih dari 4mg/l selama bertahun-tahun maka ia akan menderita sakit tulang yang cukup parah. Ada juga orang yang biasanya mencampurkan air minum dengan Chlorine. Menurut EPA, mereka akan terkena iritasi pada hidung dan mata serta sering terkena sakit perut.

Sebenarnya air putih itu sendiri dapat memberikan kesehatan bagi tubuh kita, jadi tidak perlu campuran lain. Dan, biasanya air dalam kemasan walaupun langsung dari sumbernya juga harus melalui beberapa tahap filtrasi terlebih dahulu sehingga dapat dikonsumsi secara aman dan sehat. Jadi, walaupun terlihat bening dan bersih sebaiknya tetap hati-hati bila akan mengkonsumsi air minum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Forum untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan atau informasi seputar teknik

https://insinyur.id/