Mengenal Desain Arsitektur Rumah Adat Toraja

1 min read

2

Salah satu rumah adat yang hingga kini masih dilestarikan adalah rumah adat Toraja. Konsep rumah adat tersebut memang memiliki nilai estetika terbaik di Indonesia. Pasalnya menyuguhkan keunikan tersendiri yakni ciri kahs desain atapnya yang berbeda daripada lainnya. Konon keberadaan rumah adat Toraja merupakan simbol kebudayaan dari suku Toraja.

Perlu diketahui bahwa masyarakat adat Toraja membangun rumah bukan hanya sekedar untuk tempat tinggal, melainkan sesuai dengan filosofi kehidupan yang dianut. Menurut sejarah ada 4 buah pilar makna kehidupan yaitu Kemuliaan Tuhan, Kehidupan Manusia, Budaya Adat, dan Sifat Kehidupan Leluhur. Berikut desain arsitektur rumah adat Toraja

Inilah Desain Arsitektur Rumah Adat Toraja

Biasanya bentuk dari rumah adat Toraja adalah didesain dengan bentuk cukup unik, karena disesuakan dengan kondisi iklim di Tana Toraja yang terkenal berhawa sejuk nan dingin. Maka jangan heran, jika bagian dekorasi jendela daan rumah dibentuk begitu kecil dan berbahan dasar kayu di dinding maupun lantai, dimana mampu menghangatkan suasana rumah adat. Sementara untuk aksen atapnya didesain lumayan tebal untuk memberikan kesan entik pada bagunan rumah.

Adapun ciri khas rumah adat Toraja adalah terletak pada orientasi letak bangunan, apakah menghadap utara atau selatan. Kedua arah tersebut diyakini oleh masyarakat sebagai arah roh. Konon mereka mempercayai kekuatan yang diklaim sebagai Egoentrum yang mendominasi ruangan pribadi lebih tertutup konsepnya. Tak hanya itu, ada dua arah mata angin lainnya yakni timur dan barat yang melambangkan kehidupan dan pemeliharaan. Untuk arah barat diyakini arah nenek moyang atau Todolo, sedangkan arah timur memberi gambaran tentang hidup dan melestarikan dunia dengan segala isinya.

Hampir semua orientasi arah mata angin tersebut bisa diterjemahkan ke dalam sebuah keseimbangan. Apabila diterjemahkan arsitektur, memungkinkan keseimbangan dapat diterapkan dalam bentuk bangunan simetris. Karena itulah, pada dasarnya ada tiga prinsip dasar desain arsitektur rumah adat Toraja yang lampiran, orientasi, dan simetris. Namun yang paling domina adalah pondasi rumah adat yang menjadi pilar untuk membentuk rumah dengan konsep tradisional persegi panjang yang dibatasi dengan dinding pemisah.

Itulah desain arsitektur rumah adat Toraja yang unik dan eksotis. Semoga bisa menambah ilmu pengetahuan anda mengenai rumah adat di Nusantara. Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *