Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan dengan Peranan Pentingnya

1 min read

Dasar Konstruksi Bangunan

Adanya sebuah bangunan, baik rumah ataupun jenis bangunan lainnya, erat hubungannya dengan konstruksi bangunan. Dapat dikatakan konstruksi bangunan merupakan rangkaian elemen proses pembangunan yang nantinya akan menghasilkan sebuah bangunan jadi. Bagian-bagian konstruksi bangunan adalah penyusun yang mempunyai sifat, material, serta tujuan tersendiri dari sebuah bangunan. Bagi Anda yang ingin membangun sebuah rumah, penting sekali untuk tahu dasar-dasar konstruksi bangunan yang tepat untuk rumah Anda.

Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan

Di dalam sebuah bangunan rumah, terdiri dari beberapa jenis dasar konstruksi dalam proses pekerjaan pembangunan yang antara lain:

Pondasi

Merupakan bagian bangunan yang langsung berhubungan dengan tanah yang keras. Oleh karena itu, pondasi sangat bermanfaat untuk menahan keseluruhan bangunan sehingga dapat berdiri kokoh serta meneruskan beban tersebut ke tanah keras yang ada di sekitarnya.

Terdapat kriteria yang harus terpenuhi dalam pembuatan pondasi yakni pondasi harus ditempatkan pada tempat yang aman dan tepat.

Memiliki resiko kecil terkena longsor atau bencana lain serta tidak rentan pada penurunan tanah. Untuk bahan dasar pembuatan pondasi pada umumnya terbuat dari batu kali, batu bata, atau beton.

Balok Beton

Apabila pondasi memiliki fungsi meneruskan beban bangunan ke tanah, maka balok beton bertugas untuk meneruskan beban ke pondasi di bawahnya. Selain itu, konstruksi bangunan satu ini juga dapat memberikan kemudahan dalam pembangunan gedung.

Kemampuan tanah yang beda dalam menopang sebuah bangunan, maka dapat membuat sebagian bangunan alami penurunan.

Oleh karena itu, konstruksi bangunan yang berupa campuran baja serta beton sangat penting diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menahan bangunan sejajar.

BACA JUGA: Struktur Beton di Daerah Rawan

Konstruksi Dinding

Apabila balok beton sudah dibangun dengan sangat kuat, maka dasar konstruksi bangunan selanjutnya yang akan dibuat adalah membangun dinding bangunan.

Dinding bangunan memiliki fungsi sebagai pemisah antara bagian luar dengan bagian dalam bangunan rumah itu sendiri.

Dinding bangunan dibuat dengan mengelilingi bangunan yang dapat menopang atap bangunan.

Selain dibuat pada sekeliling bangunan, dinding juga dibuat di tengah-tengah bangunan yang pada umumnya dijadikan sebagai pembatas rumah serta berfungsi untuk menahan beban konstruksi bangunan yang ada di atasnya.

Secara umum bahan baku pembuatan dinding terdiri dari bambu, kayu, serta beton.

Balok Latei

Konstruksi bangunan satu ini berada pada bagian pintu ataupun jendela. Balok latei memiliki fungsi untuk menahan beban bangunan pada bagian atas.

Konstruksi ini dapat mengurangi beban kusen jendela dalam menyangga agar kusen tidak beresiko patah atau melengkung ketika terjadi adanya gempa.

Kuda-Kuda

Dasar untuk konstruksi bangunan lainnya yang memiliki peranan penting adalah kuda-kuda. Konstruksi ini mempunyai fungsi untuk membuat bagian atas bangunan yakni atap agar lebih kuat.

Biasanya kuda-kuda dibuat dengan menggunakan kayu ataupun baja ringan.

Balok Ring

Terbuat dari bahan baku beton. Balok ring terletak di atas tembok yang memiliki fungsi untuk menstabilkan dinding yang berada di bawahnya dan mengokohkan bagian atas.

Ventilasi Hunian

Ventilasi ialah bagian bangunan yang memiliki fungsi sebagai tempat terjadinya pertukaran udara. Bagian ini sangat penting dalam sebuah bangunan. Pasalnya, dapat menciptakan suasana bangunan yang lebih sehat dengan adanya sirkulasi udara.

BACA JUGA: Definisi Struktur Bentang Lebar Pada Konstruksi Bangunan

Dasar konstruksi bangunan terpenting lainnya adalah bagian atap. Bagian ini memiliki fungsi sebagai pelindung bangunan dari berbagai gangguan luar seperti hujan atau panas. Dengan demikian, penghuni rumah pun akan lebih nyaman serta nyaman saat berada di dalam bangunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *