Pemanfaatan Abu Sekam Sebagai Bahan Aditif Pada Beton

Posted on

Beton merupakan campuran agregat kasar, agregat halus, semen dan air. Beton banyak digunakan dalam berbagai bidang konstruksi  misalnya gedung, jalan, waduk dan bendungan. Karena begitu luas peranan beton dalam bidang konstruksi, maka banyak pihak yang mencari beton berkualitas tinggi agar menghasilkan sebuah infrastruktur yang baik. Kualitas tinggi yang dimaksud pada campuran beton adalah yang memiliki kekuatan tekan, durabilitas dan workabilitasyang tinggi serta dengan harga yang seekonomis mungkin. Kekuatan, keawetan dan sifat beton tergantung pada bahan-bahan dasarnya (agregat kasar, agregat halus, semen dan air) yakni nilai perbandingan komposisinya, cara pengadukan maupun cara pengerjaan selama penuangan adukan beton, cara pemadatan dan cara perawatan (curing) selama proses pengerjaan.

Pada zaman sekarang ini telah banyak dilakukan berbagai penilitian dan percobaan untuk menghasilkan beton berkualitas tinggi. Hal tersebut dilaksanakan dengan melakukan analisa bahan  dan teknik pengerjaan dalam pembuatan beton dengan sangat teliti. Material-material yang akan digunakan dalam pembuatan tersebut harus dipilih secara cermat dengan mempertimbangkan persentase komposisinya agar tercipta beton berkualitas tinggi. Apabila suatu percobaan menghasilkan beton yang memiliki beton berkekuatan tekan tinggi namun durabilitas dan workabilitas yang rendah maka beton tersebut tidak dapat disebut sebagai beton berkualitas baik.

Indonesia merupakan negara agraris dengan mata pencaharian penduduk terbanyak adalah sebagai petani tanaman padi. Jumlah panen padi pada tahun 2013 ini mencapai 72,1 juta metrik ton atau meningkat 4,4 persen dibandingkan tahun lalu, yang sebanyak 69,05 juta metrik ton. Dari hasil  yang sebesar itu, dapat dibayangkan jumlah limbah sekam padi yang akan dihasilkan. Namun penggunaan limbah sekam padi yang ada masih terbatas yakni sebagai bahan pembakar batu bata merah atau untuk keperluan pembuatan abu gosok. Pemanfaatan yang masih sangat terbatas ini sangat disayangkan, limbah sekam padi ini memiliki potensi ekonomi yang sangat tinggi bila dimanfaatkan dengan baik.

Abu Sekam sebagai Bahan Aditif pada Beton
Abu Sekam sebagai Bahan Aditif pada Beton

Beberapa penelitian telah melakukan kajian analisa pemanfaatan limbah abu sekam padi ini. Limbah sekam padi sebagai produk pertanian mengandung kurang lebih 20-25% silika. Material ini apabila dibiarkan pada ladang padi dapat menyebabkan gangguan pernafasan dan kerusakan lingkungan. Namun sebenarnya senyawa silika yang dimiliki abu sekam sangat bermanfaat di dalam bidang konstruksi, karena bahan yang mengandung silika dapat menjadi pengganti dari semen yang mana memiliki harga yang sangat tinggi. Dengan menggunakan abu sekam dengan komposisi 15% dari bersat semen akan memberikan peningkatan kuat tekan beton minimal 20%. Selain meningkatkan kuat tekan beton, penggunaan abu sekam juga akan menghemat biaya karena abu sekam dapat menggantikan sejumlah semen yang digunakan. Keuntungan lain yang didapat dari mengganti semen dengan abu sekam padi adalah mengurangi pencemaran udara, karena hidrasi semen dapat menghasilkan 40% dari massa semen. Cara memperoleh abu sekam juga cukup mudah, sekam hanya perlu dibakar pada suhu 500⁰C selama kurang lebih 100 menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *