Pengujian Kadar Garam Bata Merah

Posted on

Bata merah dibuat dari tanah dengan atau tanpa bahan campuran lainnya yang dibakar pada suhu yang cukup tinggi hingga tidak hancur lagi bila direndam dalam air. Pemeriksaan ini juga ditujukan untuk mengetahui apakah bata memenuhi syarat atau tidak sebagai bahan bangunan.

Link Banner

Untuk mengetahui kadar garam di dalam bata merah maka perlu dilakukan pengujian. Bahan yang digunakan dalam pengujian adalah bata merah sedangkan alat yang digunakan adalah bak air plastik.

Cara pelaksanaan pengujian adalah sebagai berikut :

  1. Lakukan pengukuran dimensi benda uji, panjang, lebar, dan tinggi nya
  2. Masukkan air ke dalam bak plastik.
  3. Masukkan bata merah ke dalam bak plastik tersebut hingga kurang dari separuhnya nampak di atas air. Tunggu beberapa saat
  4. Angkat bata merah, kemudian amati bercak-bercak putih di bagian sisi panjang nya. Ukur berapa tinggi bercak-bercak tersebut.

Contoh hasil pengujian :

1. Ukuran benda uji

Ukuran Benda Uji
Ukuran Benda Uji

2. Tinggi bercak-bercak putih (m) = 0

3. Kandungan garam = (m/p) x 100% = (0/23) x 100% = 0%

4. Ukuran standar bata

  • Modul M-5a  :   190  x  90  x  65  mm
  • Modul M-5b :   190  x  140 x 65  mm
  • Modul M-6   :   230  x  110 x 55  mm

5. Bata merah diatas hampir mendekati modul M-6

PUBI 1982 “ Kandungan garamnya < 50 % dari panjang bata waktu berdiri.” Menurut kandungan garamnya, bata merah diatas memenuhi syarat sebagai bahan bangunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *