2

Aplikasi Excel Untuk Analisa Bearing Capacity Pondasi Dangkal

Bearing Capacity adalah kekuatan tanah dalam mendukung suatu struktur yang ada diatasnya, kalau di dalam dunia konstruksi, struktur yang dimaksud adalah pondasi. Seperti yang kita ketahui semua beban dari atas akan disalurkan ke pondasi yang selanjutnya akan diteruskan ke tanah. Apabila tanah tidak kuat menahan beban diatasnya, maka yang terjadi kemudian akan terjadi keruntuhan.

Pondasi ada 2 yaitu pondasi dalam dan pondasi dangkal. Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas bagaimana cara menghitung kekuatan tanah atau bearing capacity. Ada 4 metode yang bisa kita gunakan antara lain :

  1. Metode Terzaghi
  2. Metode Meyerhof
  3. Metode Hansen
  4. Metode Vesic
Sistem Klasifikasi Tanah AASHTO dan USCS

Sistem Klasifikasi Tanah AASHTO dan USCS

Tanah merupakan bagian dari kerak bumi yang terbentuk dari mineral dan bahan organik. Tanah memegang peranan yang vital bagi seluruh kehidupan di bumi ini karena tanah tanah mendukung kehidupan tumbuhan sebagai penyokong unsur hara dan air serta menjadi penopang bagi akar. Struktur tanah yang berongga (void) merupakan tempat yang baik bagi akar untuk bernapas dan bertumbuh. Tanah juga sering digunakan sebagai habitat hidup berbagai mikroorganisme. Bagi sebagian besar hewan, tanah menjadi lahan untuk hidup dan bergerak.

Tes Pembebanan PDA1

Tes PDA (Pile Driving Analyzer)

Jenis pondasi tiang yang dapat diuji dengan PDA tidak terbatas pada tiang pancang saja. PDA juga dapat digunakan untuk tiang yang dicor di tempat seperti tiang bor, tiang franki dan jenis fondasi tiang lainnya. Tujuan pengujian tiang dengan Pile Driving Analyzer (PDA) adalah untuk mendapatkan data tentang :

1. Daya Dukung Aksial Tiang

Penentuan daya dukung aksial tiang didasarkan pada karakteristik dari pantulan gelombang yang diberikan oleh reaksi tanah (lengketan dan tahanan ujung)

Pekerjaan Pemancangan

Pekerjaan Pemancangan Tiang Pancang

Sebelum dilakukan pemancangan perlu dipersiapkan alat-alat yang akan digunakan. Peralatan- peralatan yang digunakan dalam proses pemancangan adalah :

  • Alat pancang (Crawler Cranedan Hydraulic jump-nya)
  • Mesin las listrik dan kelengkapannya
  • Pesawat ukur seperti theodolit
  • Service crane, keberadaan alat ini tidak mutlak harus ada atau disesuaikan dengan lokasi
  • Unting-unting

Pekerjaan Persiapan Pemancangan Tiang Pancang

Posisi titik yang akan dipancang ditentukan dan ditandai terlebih dahulu. Kedudukan tiap-tiap as bangunan pada proyek ditandai pada dinding bagian samping batas proyek dan juga pada patok yang ditancapkan pada tanah. Posisi patok berada padapermukaan tanah agar operasi crawle crane tidak mengganggu patok-patok tersebut. Sedangkan penentuan titik pancang ditentukan oleh taliyang diletakkan di atas tanah dan diukur menggunakan theodolite. Untuk memulai pemancangan maka perlu diadakan persiapan agar pelaksanaan dapat berjalan dengan baik. Adapun persiapan adalah sebagai berikut :

Metode Pelaksanaan Pondasi Batu Kali 1

Metode Pelaksanaan Pondasi Batu Kali

Pondasi adalah struktur pada bangunan yang terletak paling bawah yang berfungsi untuk meneruskan beban dari struktur atas ke tanah. Secara garis besar pondasi ada 2 jenis yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam. Pondasi dangkal salah satunya jenisnya adalah pondasi batu kali. Ada beberapa tahapan dalam pelaksanaan pembuatan pondasi batu kali antara lain :

Kapasitas Dukung Ultimit Cara Statis1

Kapasitas Dukung Ultimit Cara Statis

Analisis kapasitas dukung tanah mempelajari kemampuan tanah dalam mendukung beban pondasi yang bekerja di atasnya. Pondasi adalah bagian dari struktur yang berfungsi meneruskan beban akibat berat struktur secara langsung ke tanah yang terletak dibawahnya. Perancangan yang seksama juga diperlukan agar beban pondasi tidak mengakibatkan timbulnya tekanan yang berlebihan ke tanah dibawahnya, karena tekanan yang berlebihan dapat mengakibatkan penurunan yang besar bahkan dapat mengakibatkan keruntuhan pondasi.