Pengaruh Pemasangan Tiang Bor

Pengaruh pemasangan tiang bor dipengaruhi oleh jenis tanah. Ada 2 jenis tanah yaitu tanah granuler dan tanah kohesif. Berikut penjelasan perbedaan pengaruh pemasangan tiang bor berdasarkan jenis tanah.

Pelaksanaan Pondasi Tiang Bor di Lapangan

Pelaksanaan Pondasi Tiang Bor di Lapangan

Pekerjaan pondasi umumnya merupakan pekerjaan awal dari suatu proyek, oleh karena itu langkah awal yang dilakukan adalah pemetaan terlebih dahulu, proses ini sebaiknya  dilakukan sebelum alat- alat proyek masuk. Dari pemetaan ini dapat diperoleh suatu patokan yang tepat antara koordinat pada gambar kerja dan kondisi lapangan.
Mobilisasi alat-alat berat, pekerjaan pondasi tiang bor memerlukan alat-alat berat dalam suatu proyek.

Metode Pelaksanaan Pondasi Bored Pile

Metode pelaksanaan pondasi bore pile ada 3 macam, yaitu metode kering, metode basah, dan metode casing. Berikut penjelasan perbedaan metode yang digunakan pada pelaksanaan pondasi bored pile.

Pondasi Tiang Bor

Pondasi tiang bor (bored pile) adalah pondasi tiang yang pemasangannya dilakukan dengan mengebor tanah pada awal pengerjaannya. Bored pile dipasang ke dalam tanah dengan cara mengebor tanah terlebih dahulu, baru kemudian diisi tulangan dan dicor beton. Tiang ini biasanya dipakai pada tanah yang stabil dan kaku, sehingga memungkinkan untuk membentuk lubang yang stabil dengan alat bor. Jika tanah mengandung air, pipa besi dibutuhkan untuk menahan dinding lubang dan pipa ini ditarik ke atas pada waktu pengecoran beton. Pada tanah yang keras atau batuan lunak, dasar tiang dapat dibesarkan untuk menambah tahanan dukung ujung tiang.

Pondasi Tiang Pancang Kayu

Pondasi Tiang Pancang Kayu

Pondasi dalam adalah pondasi yang meneruskan beban bangunan ke tanah keras atau batu yang terletak jauh dari permukaan. Tiang pancang adalah bagian dari suatu konstruksi pondasi yang terbuat dari kayu, beton, baja yang terbentuk langsing yang di pancang hingga tertanam dalam tanah pada kedalaman tertentu berfungsi untuk menyalurkan beban dari struktur atas melewati tanah lunak lapisan tanah yang keras.

Penyambungan Tiang Pancang Beton Bundar dan

Penyambungan Tiang Pancang Beton Bundar dan Persegi

1. Struktur

  • Konstruksi sambungan tiang terdiri dari bagian kepala (atas) dan bagian bawah, seperti tampak pada Gambar 1.
  • Pada bagian kepala dan bagian bawah tiang pancang diberi selubung baja yang dibuat secara terfabrikasi.
  • Ukuran selubung baja didasarkan pada dimensi tiang pancang seperti pada tabel 1 untuk penampang bundar dan seperti pada tabel 2 untuk penampang persegi.
  • Selubung baja harus tahan terhadap pukulan selama proses pemancangan.
  • Selubung tiang bawah dan atas harus dibuat sedemikian rupa sehingga terdapat alur untuk pengelasan.
  • Alur pengelasan harus cukup lebar sehingga lebar dan tebal las mampu menghasilkan kapasitas sambungan yang sekurang-kurangnya sama dengan kapasitas tiang.
  • Dimensi selubung baja tiang pancang bawah dan atas harus sama.
Penyambungan Tiang Pancang

Penyambungan Tiang Pancang

Jenis sambungan tiang pancang beton pracetak dengan tipe struktur monolit hanya dapat digunakan dengan persyaratan sebagai berikut :

Metode Pelaksanaan Pile Cap

Metode Pelaksanaan Pile Cap

Pile cap merupakan elemen struktur yang berfungsi untuk menyebarkan beban dari kolom ke tiang-tiang. Baca pile cap disini. Metode pelaksanaan pile cap adalah sebagai berikut

Pelat Penutup Tiang Pile Cap

Pelat Penutup Tiang (Pile Cap)

Dalam perencanaan pondasi, pelat penutup tiang (pile cap) harus dilakukan dengan teliti dan secermat mungkin. Setiap pondasi pelat penutup tiang (pile cap) harus mampu mendukung beban sampai batas keamanan yang telah ditentukan, termasuk mendukung beban maksimum yang mungkin terjadi.