Gelombang Laut

Posted on

Gelombang laut adalah pergerakan naik dan turunnya air dengan arah tegak lurus permukaan air laut yang membentuk kurva/grafik sinusoidal. Gelombang laut disebabkan oleh angin, gaya tarik menarik bumi – bulan – matahari, gempa di dasar laut, maupun pergerakan kapal. Angin di atas lautan memindahkan tenaganya ke permukaan perairan, menyebabkan riak-riak, alunan/bukit, dan berubah menjadi apa yang kita sebut sebagai gelombang atau ombak.

Link Banner

Gelombang ada beberapa jenis seperti pada gambar di bawah ini

JENIS GELOMBANG BERDASARKAN CARA TERPECAHNYA

Spilling, biasanya terjadi apabila gelombang dengan kemiringan yang kecil menuju ke pantai yang datar (kemiringan kecil) yang pecah pada jarak yang cukup jauh dari pantai dan berangsur-angsur.

Plunging, apabila kemiringan gelombang dan dasar bertambah gelombang akan pecah dan puncak gelombang akan memutar, sebagian kecil akan memantulkan ke laut.

Surging, gelombang yang terjadi pada pantai dengan kemiringan yang sangat besar seperti yang terjadi pada pantai berkarang.

JENIS GELOMBANG BERDASARKAN PEMBANGKITNYA

  1. Gelombang AnginGelombang angin terjadi akibat adanya angin yang bertiup.
  2. Gelombang Pasang SurutGelombang pasang surut terjadi karena adanya gaya tarik menarik bumi, bulan, dan matahari.
  3. Gelombang Vulkanik / TektonikGelombang vulkanik / tektonik terjadi akibat terjadinya gempa.
  4. Gelombang TsunamiGelombang tsunami terjadi akibat pergeseran lempengan bumi
  5. Gelombang Kapal

Gelombang akibat gerakan kapal

JENIS GELOMBANG BERDASARKAN KEDALAMAN RELATIF

Yaitu perbandingan antara kedalaman air (d) dan panjang gelombang (L), (d/L). Jenisnya  ada 3 macam :

  1. Gelombang di laut dangkal jika d/L ≤ 1/20
  2. Gelombang di laut transisi jika 1/20 < d/L < 1/2
  3. Gelombang di laut dalam jika d/L ≥ 1/2

JENIS GELOMBANG BERDASARKAN SIFATNYA

  1. Gelombang pembangun / pembentuk pantai (Constructive wave)Yang termasuk gelombang pembentuk pantai, bercirikan mempunyai ketinggian kecil dan kecepatan rambatnya rendah. Sehingga saat gelombang tersebut pecah di pantai akan mengangkut sedimen (material pantai). Material pantai akan tertinggal di pantai (deposit) ketika aliran balik dari gelombang pecah meresap ke dalam pasir atau pelan-pelan mengalir kembali ke laut
  2. Gelombang perusak pantai (destructive wave)Sedangkan gelombang perusak pantai biasanya mempunyai ketinggian dan kecepatan rambat yang besar (sangat tinggi). Air yang kembali berputar mempunyai lebih sedikit waktu untuk meresap ke dalam pasir. Ketika gelombang datang kembali menghantam pantai akan ada banyak volume air yang terkumpul dan mengangkut material pantai menuju ke tengah laut atau ke tempat lain.

Gelombang dapat berubah-ubah bentuk yang disebut dengan Deformasi Gelombang

  1. Refraksi, terjadi karena adanya pengaruh perubahan kedalaman laut.
  2. Difraksi, apabila gelombang datang terhalang oleh suatu rintangan seperti pemecah gelombang atau pulau.
  3. Refleksi, gelombang datang yang mengenai atau membentur suatu rintangan, akan di pantulkan oleh sebagian atau seluruhnya.
  4. Gelombang pecah, gelombang yang menjalar dari laut dalam menuju pantai mengalami perubahan bentuk, karna adanya pengaruh perubahan kedalaman laut.

FUNGSI DAN MANFAAT GELOMBANG

  1. Menjaga Kestabilan Suhu Dari Iklim Dunia
  2. Melalui Permukaan Ombak, Terjadi Pertukaran gas
  3. Meningkatkan Kemampuan Adaptasi dan Kekuatan Dari Mahluk Hidup
  4. Meningkatkan Adanya Keanekaragaman Hayati
  5. Gelombang Laut Membantu Adanya Hubungan Simbiosis Mutualisme
  6. Gelombang Laut Membantu Membuat Pantai

BAHAYA GELOMBANG

Gelombang dikatakan berbahaya apabila gelombang tersebut sudah tidak dapat terkendali. Sehingga dapat mengakibatkan hal-hal seperti :

  1. Korban manusia dan hilangnya herwan ternak serta rusaknya bahan bangunan.
  2. Hancurnya kampung nelayan.
  3. Terhempasnya perahu nelayan ke arah darat.
  4. Rusaknya jalan dan jembatan, dermaga pelabuhanm,  bangunan-bangunan.

UPAYA YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK MEMINIMALISIR KERUSAKAN / KORBAN

  1. Membuat  tanggul pemecah gelombang
  2. Membuat  dinding  penahan gelombang
  3. SPD (Sistem Peringatan Dini)
BENTUK-BENTUK PEMECAH GELOMBANG
BENTUK DINDING PENAHAN GELOMBANG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *