Mengenal Definisi Struktur Bentang Lebar Pada Konstruksi Bangunan

Dalam sebuah konstruksi bangunan, kita sering mengenal yang namanya struktur bentang lebar. Definisi dari struktur sendiri di dalam konteks yang berhubungan dengan bangunan memiliki makna sarana menyalurkan beban serta akibat penggunaan bangunan ke dalam tanah.

Sementara itu, sistem bangunan bentang lebar memiliki struktur bangunan yang bisa memungkinkan pemakaian ruang bebas. Ruang bebas yang dimaksud adalah ruangan yang mempunyai kolom dengan panjang dan lebar seluas mungkin.

Definisi Struktur Bentang Lebar Bangunan

Seperti yang sudah disebutkan di awal tadi, definisi dari bentang lebar bangunan yaitu struktur yang mempunyai kemungkinan penggunaan ruang bebas kolom dengan panjang dan selebar mungkin. Biasanya struktur ini digolongkan menjadi dua. Ada bentang lebar sederhana dan bentang lebar kompleks.

Dalam hal ini, yang dimaksud dengan bentang lebar sederhana adalah konstruksi bentang lebar yang ada akan dipakai secara langsung pada bangunan berdasarkan kepada teori dasar. Selain itu tidak akan dilakukan modifikasi terhadap bentuk yang sudah ada.

Sementara itu, untuk bentang lebar kompleks adalah sebuah struktur bentang lebar yang bisa melakukan modifikasi terhadap bentuk dasar yang ada. Bahkan kadang kala juga bisa dilakukan penggabungan terhadap berbagai sistem struktur pada sebuah bangunan.

Penerapannya

Biasanya struktur bentang lebar ini diterapkan pada bangunan seperti masjid, pabrik, ruang pertemuan, bandara, ruang rapat, aula dan lain sebagainya. Pada bangunan masjid, struktur seperti ini sangat bermanfaat supaya barisan sholat tak terputus karena ada kolom di tengah-tengah.

Begitu pula dengan ruang rapat atau ruang pertemuan. ruangan tersebut bisa menampung banyak orang di dalam satu ruangan.

BACA JUGA: Atap Struktur Bangunan

Contoh Bangunan dengan Bentang Lebar Sederhana

Sistem seperti ini sangat memungkinkan dipakai pada bangunan gedung olahraga. Dimana tak terlalu mementingkan nilai estetika bangunan tersebut. Akan tetapi bangunan tersebut lebih mementingkan fungsi.

Seperti pada gedung futsal, gedung basket, gedung gymnasium dan lain sebagainya. Dilihat dari konsepnya, sistem gedung dengan bentang lebar ini bisa diterapkan langsung pada bangunan.

Contoh Bangunan Bentang Lebar Kompleks

Berbeda dari sistem bentang lebar sederhana, untuk bentang lebar kompleks harus menggunakan paduan dari berbagai macam jenis struktur bentang lebar. Di dalam sistem ini anda juga harus melakukan modifikasi pada teori dasar yang akan digunakan.

Biasanya tampilan gedung yang menggunakan sistem kompleks sangat menarik seperti sebuah karya seni. Misalnya pada gedung Sydney Opera House. Gedung itu memakai sistem bentang lebar kompleks dalam pembangunannya.

Pembagian Struktur Bentang Lebar

Menurut Schodek pada tahun 1958 pembagian dari sistem bentang lebar dapat dikelompokkan menjadi lima bagian diantaranya adalah:

  • Struktur rangka ruang dan rangka batang
  • Jenis struktur plan and great
  • Struktur cangkang
  • Struktur furnicular berupa kabel dan pelengkung
  • Serta struktur membran yang berupa ten, pneumatic dan net.

Sementara itu menurut Sutrisno di tahun 1989 struktur ini dapat dipisahkan menjadi 3 golongan. Yakni struktur permukaan bidang, struktur ruang dan struktur kabel jaringan. Struktur ruang terdiri dari struktur rangka batang atau konstruksi bangunan beserta struktur rangka ruang.

Sedangkan untuk struktur permukaan bidang didalamnya meliputi struktur cangkang, struktur lipatan, struktur pneumatik dan struktur membran. Begitu juga dengan struktur kabel jaringan struktur ini mencakup berbagai macam hal yang berkaitan pada pembangunan jaringan dan kabel.

Fungsi Bangunan Bentang Lebar

Bangunan bentang lebar biasanya digunakan untuk berbagai macam kegiatan yang memerlukan ruangan bebas kolom yang besar. Misalnya kegiatan olahraga, pertunjukan, auditorium atau kegiatan pameran dan gedung exhibition.

BACA JUGA: Penyederhanaan Cara Perhitungan Struktur Bangunan Tahan Gempa

Struktur bentang lebar mempunyai tingkat kerumitan yang beragam. Baik untuk bangunan yang satu dengan bangunan yang lainnya. Kerumitan yang muncul seringkali dipengaruhi dari gaya yang terjadi terhadap struktur tersebut. Dengan demikian penghitungan gaya total harus dilaksanakan dengan cermat agar tercipta bangunan yang aman serta nyaman untuk digunakan.

Leave a Comment