Ukuran Benda Uji

Pengujian Kadar Garam Bata Merah

Bata merah dibuat dari tanah dengan atau tanpa bahan campuran lainnya yang dibakar pada suhu yang cukup tinggi hingga tidak hancur lagi bila direndam dalam air. Pemeriksaan ini juga ditujukan untuk mengetahui apakah bata memenuhi syarat atau tidak sebagai bahan bangunan.

Untuk mengetahui kadar garam di dalam bata merah maka perlu dilakukan pengujian. Bahan yang digunakan dalam pengujian adalah bata merah sedangkan alat yang digunakan adalah bak air plastik.

Jenis Dan Struktur Perkerasan Jalan

Jenis Dan Struktur Perkerasan Jalan

Pada umumnya, perkerasan jalan terdiri dari beberapa jenis lapisan perkerasan yang tersusun dari bawah ke atas, sebagai berikut :

  • Lapisan tanah dasar (sub grade)
  • Lapisan pondasi bawah (subbase course)
  • Lapisan pondasi atas (base course)
  • Lapisan permukaan / penutup (surface course)

Perkerasan Dengan Bahan Beton Aspal

Beton adalah agregat yang dicampur dengan portland cement, karena proses kimia campuran ini menjadi keras dan membentuk massa yang padat. Sedangkan aspal beton adalah beton dengan bahan pengikat aspal yang dicampur dalam keadaan panas. Campuran panas terdiri dari aspal, batuan dan filler yang setelah diaduk diangkut dengan truk ke lokasi pekerjaan, kemudian dimasukkan ke alat penghampar. Batuannya berbentuk pasir, kerikil, batu yang dibagi sebagai agregat halus (pasir) dan kasar. Filler atau mineral pengisi rongga udara pada campuran aspal semen dengan agregat, antara lain semen portland, debu batu kapur/karang yang dipecah.

Laboratory Stone Crusher

Laboratory Stone Crusher

Laboratory stone crusher adalah pengujian untuk memecah agregat untuk mendapatkan ukuran material yang diinginkan. Benda uji yang harus disiapkan adalah agregat. Sedangkan alat yang dibutuhkan adalah

  1. Stone Crusher
  2. Ember
Laboratory Stone Crusher
Laboratory Stone Crusher

Tabel Hasil Pengukuran Kayu

Pengujian Kuat Tekan Kayu

Kuat tekan kayu adalah nilai yang digunakan untuk mengetahui kelas kuat kayu. Kelas kuat kayu adalah tolok ukur yang akan kita gunakan di lapangan untuk menentukan dimensi kayu dan harus didasarkan pada pembebanan yang bekerja.

Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan kayu searah serat dan kategori kelas kayu. Benda uji yang harus disiapkan adalah balok kayu dengan ukuran 50 mm x 50 mm x 200 mm. Sedangkan alat yang digunakan adalah stopwatch, mesin uji tekan kayu, kaliper.

Pembuatan Silinder Beton

Pembuatan silinder beton adalah sebagai replikasi dari beton yang digunakan untuk bahan bangunan. Silinder beton ini terbuat dari adukan beton yang akan digunakan, yang merupakan sampel yang akan diujikan di laboratorium. Jumlah pembuatan silinder beton harus mempresentasikan dari adukan beton bahan bangunan.

Bahan yang dibutuhkan adalah campuran beton yang sudah di takar komposisi agregat kasar, agregat halus, semen, dan air. Sedangkan alat yang dibutuhkan antara lain :

  1. Cetakan silinder berukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm, terbuat dari besi atau baja
  2. Alat penumbuk
  3. Cetok
  4. Tongkat perata
Analisa Pembuatan Aspal

Analisa Pembuatan Aspal

Aspal menurut American Society for Testing and Materials (ASTM) adalah suatu material yang berwarna coklat tua sampai hitam, padat atau semi padat yang terdiri dari bitumen-bitumen yang terdapat di alam atau diperoleh dari residu minyak bumi. Aspal dalam kehidupan memiliki banyak kegunaan diantaranya digunakan sebagai pelapis dalam pembuatan jalan, coating atap, dan sebagai waterproofing pada peralatan industri.

Berdasarkan cara memperolehnya, aspal dapat dibedakan atas :

  1. Aspal Alam (nature asphalt) merupakan aspal yang terbentuk karena proses.
  2. Anionik disebut juga aspal emulsi alkali, merupakan aspal emulsi yang bermuatan negatif.
  3. Non-ionik disebut juga aspal emulsi yang tidak mengalami icnisasi,  berarti tidak mengantarkan listrik.
Teknologi Perkerasan Jalan Ramah Lingkungan 2

Teknologi Perkerasan Jalan Ramah Lingkungan

Makin tingginya tingkat populasi di Indonesia, maka makin bertambah juga jumlah alat transportasi yang digunakan. Peningkatan jumlah transportasi ini harus didukung dengan penambahan, pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan-jalan pendukung transportasi.

Penambahan, pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan ini tidak ditunjang dengan sumber daya bahan jalan itu sendiri, yaitu, semakin sedikitnya jumlah dan menurunnya kualitas aspal yang diproduksi karena cadangan sumber daya minyak bumi yang terbatas dan semakin sedikit.

Metode Instalasi Plumbing 2

Metode Instalasi Plumbing

Plumbing adalah sebuah teknologi pemipaan beserta peralatannya untuk menyediakan air bersih, baik dalam sisi kualitas maupun kuantitas (kontiniuitas) yang memenuhi kriteria tertentu dan juga meliputi sistem pembuangan air bekas atau kotor dari suatu tempat tertentu untuk mencapai sebuah kondisi yang higienis dan nyaman.

Metode instalasi plumbing adalah suatu hal yang wajib seorang kontraktor ketahui, karena plumbing merupakan salah satu unsur terpenting dalam sebuah bangunan. Pemasangan plumbing perlu dilakukan secara sistematis dan cermat agar kebutuhan penghuni bangunan atas air dapat terpenuhi dengan baik secara kontinu. Beberapa tahap penting yang dilakukan dalam instalasi plumbing adalah :

Indeks Kepipihan Dan Kelonjongan Agregat

Indeks Kepipihan Dan Kelonjongan Agregat

Pada batuan alam maupun hasil crushing plant terdapat fraksi-fraksi agregat yang memiliki berbagai macam bentuk. British Standard Institution (BSI-1975) membagi bentuk-bentuk agregat dalam 6 (enam) kategori, yaitu :

  1. Bulat (rounded)
  2. Tidak beraturan (irregular)
  3. Bersudut (angular)
  4. Pipih (flaky)
  5. Lonjong (elongated)