Teknik Pembebanan

Metode Uji Pembebanan (Load Test)

Uji pembebanan (load test) adalah suatu metode pengujian yang bersifat setengah merusak atau merusak secara keseluruhan komponen-komponen bangunan yang diuji. Pengujian yang dimaksud dapat dilakukan dengan beberapa metode salah satunya adalah metode uji beban (load test).

Tujuan load test pada dasarnya adalah untuk membuktikan bahwa tingkat keamanan suatu struktur atau bagian struktur sudah memenuhi persyaratan peraturan bangunan yang ada, yang tujuannya untuk menjamin keselamatan umum. Oleh karena itu biasanya load test hanya dipusatkan pada bagian-bagian struktur yang dicurigai tidak memenuhi persyaratan tingkat keamanan berdasarkan data-data hasil pengujian material dan hasil pengamatan.

Hubungan Antara Nilai Pantul Dengan Kekuatan Tekan Beton

Metode Hammer Test

Hammer test yaitu suatu alat pemeriksaan mutu beton tanpa merusak beton. Disamping itu dengan menggunakan metode ini akan diperoleh cukup banyak data dalam waktu yang relatif singkat dengan biaya murah.

Metode pengujian ini dilakukan dengan menggunakan memberikan beban intact (tumbukan) pada permukaan beton dengan menggunakan suatu massa yang diaktifkan dengan menggunakan energi yang besarnya tertentu. Jarak pantulan yang timbul dari massa tersebut padaa saat terjadi tumbukan dengan permukaan beton benda uji dapat memberikan indikasi kekerasan juga setelah dikalibrasi. Alat ini sangat berguna untuk mengetahui keseragaman material beton pada struktur, karena kesederhanaanya, pengujian menggunakan alat ini sangat cepat sehingga dapat mencakup area pengujian yang luas dalam waktu yang singkat. Alat ini sangat peka terhadap variasi yang ada pada permukaan beton misalnya keberadaan partikel batu pada bagian-bagian tertentu dekat permukaan. Oleh karena itu diperlukan pengambilan beberapa kali pengukuran disekitar lokasi pengukuran yang kemudian hasilnya dirata-ratakan. British standards (BS) mensyaratkan pengambilan antara 9 sampai 25 kali pengukuran untuk setiap daerah pengujian seluas maksimum 300 mm persegi.

Pengujian Struktur Beton Dengan Metode Hammer Test dan Metode Uji Pembebanan

Dalam pelaksanaan suatu konstruksi bangunan sering terdapat kegagalan-kegagalan akibat kerusakan yang terjadi pada struktur atau bagian-bagian struktur pada waktu tahap pelaksanaannya maupun setelah selesai dikerjakan. Kejadian ini antara lain disebabkan oleh adanya faktor-faktor yang sebelumnya tidak diperhitungkan misalnya kesalahan dalam perencanaan dan pelaksanaan serta adanya pelampauan beban akibat perubahan fungsi dari bangunan.

Dalam perencanaan suatu struktur bangunan biasanya didahului dengan membuat beberapa asumsi-asumsi misalnya besaran gaya-gaya yang bekerja dan mutu bahan yang akan digunakan yang pada akhimya siklus perencanaan harus diuji kebenarannya. Pembuktian asumsi-asumsi yang dibuat membutuhkan pengujian-pengujian dan percobaan-percobaan yang dapat berupa Quality Control dan Quality Assurance. Walaupun telah didahului oleh Quality Control dan Quality Assurance yang terencana sering terjadi bahwa hasil  akhir mutu bahan yang dilaksanakan masih tetap berada dibawah kualitas yang diinginkan. Hal  ini dapat  terjadi  karena  kesalahan dalam pelaksanaan / perencanaan, penurunan kinerja struktur yang sudah berdiri (struktur eksisting) dan apa yang disebut dengan pengaruh skala (scale effects).

Jenis Campuran Untuk Perkerasan Jalan

Konstruksi perkerasan merupakan campuran aspal dan agregat. Aspal berfungsi sebagai perekat dan pengisi, sedangkan agregat sebagai tulangan / struktur perkerasan. Di dalam campuran keduanya bercampur dalam berbagai variasi tergantung gradasi agregat dan jenis campuran, Ada beberapa cara campuran yang biasa dikenal yaitu :

A. Berdasar fungsi campuran

  • Lapis pondasi
  • Lapis permukaan
  • Lapis aus
  • Lapis penutup
Pembebanan Pada Tipe Portal

Tipe Struktur Baja Pada Bangunan

Struktur baja mempunyai beberapa tipe antara lain :

  • Portal
  • Rangka bidang (plane truss)
  • Rangka ruang (space truss)
  • Gantung (suspension)
  • Masted structures
  • Shell systems
Kerangka Kuda kuda Baja Ringan

Baja Ringan

Baja adalah logam yang kuat dan tidak mudah berkarat. Baja digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan berbagai macam barang kebutuhan manusia seperti peralatan rumah tangga sampai pembuatan bahan untuk sebuah bangunan. Baja untuk konstruksi sebuah bangunan harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Saat ini baja untuk konstruksi atap berupa baja ringan.

Baja ringan dipilih untuk konstruksi bangunan, misalnya rangka atap (penyangga atap) karena meskipun tipis dan ringan tetapi mempunyai kekuatan yang besar untuk menahan beban dan tidak mudah berkarat. Rangka bangunan misalnya rumah bertingkat, hotel, apartemen dan jembatan, tentu memerlukan rangka yang mempunyai kekuatan yang dapat menahan beban yang besar secara terus menerus.

Konstruksi Beton Untuk Bangunan

Konstruksi beton merupakan konstruksi dengan bahan yang terbuat dari beton yang terdiri dari semen dan bahan lain sepertifly ash dan semen terak, agregat (agregat kasar umumnya terbuat dari batu kerikil atau dihancurkan seperti kapur, atau batu granit, ditambah agregat halus seperti pasir), air, dan kimia pencampuran.

Pentingnya Mengenal Kayu Sebagai Material Bangunan

Kayu merupakan bahan alami dengan tampilan yang indah. Mengenal karakteristik kayu berarti perlu memahami proses pertumbuhannya, mulai dari sebatang pohon hingga menjadi produk yang bisa dimanfaatkan dan bernilai ekonomis. Kajian karakteristik dan tampilan alami kayu diharapkan bisa memberi pemikiran yang lain tentang perlakuan terhadap kayu serta penggunaannya sebagai material bangunan.

Cara Pengawetan Kayu

Kayu adalah salah satu bahan bangunan yang sampai sekarang masih populer. Dalam pembuatan gedung biasanya kayu dijadikan bahan pembuat kusen, daun pintu, daun jendela, rangka atap, kuda-kuda dan lain sebagainya.

Kayu Jati ok

Jenis Kayu yang Sering Digunakan Sebagai Bahan Bangunan

Kayu merupakan bahan alami dengan corak yang indah. Kayu merupakan salah satu material yang sering dipakai dalam sebuah proyek atau bangunan. Mulai dari rumah sederhana sampai rumah mewah tidak lepas dari unsur kayu. Setiap kayu memiliki sifat dan ciri khasnya tersendiri, baik dalam segi keindahan serat, kadar air, keawetan, berat jenis, kerapatan, dan kekuatan. Oleh karena itu, untuk memilih kayu yang akan dipergunakan dalam sebuah proyek pembangunan, ada baiknya kita mengenal jenis dan ciri khas kayu yang sering digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan. Tujuannya agar kita dapat mengetahui kayu yang cocok dengan kriteria dan spesifikasi yang kita inginkan.