Penyederhanaan Cara Perhitungan Struktur Bangunan Tahan Gempa

Dalam kenyataan, peraturan gempa modern makin lama makin kompleks dan makin sukar dimengerti maupun diimplementasikan. Hal ini tentunya tidak lepas dari kompleksnya masalah bangunan tahan gempa dan “misteri” dari peristiwa gempa itu sendiri. Banyak hal dan teori yang telah dapat dipelajari tentang peristiwa gempa, sehingga pengetahuan kita tentang kegempaan telah mengalami banyak kemajuan, nemun ternyata masih banyak pula hal-hal mengenai gempa, termasuk pengaruh gempa terhadap bangunan yang masih belum kita mengerti sepenuhnya. Keinginan kita untuk mengadopsi pengetahuan baru dari setiap peristiwa baru akibat gempa, menjadikan peraturan gempa menjadi semakin kompleks.

Tips Menambal Atap Asbes yang Bocor

Jika atap rumah anda terbuat dari asbes dan mengalami kebocoran, tidak perlu kawatir, anda bisa mengikuti beberapa trik berikut ini agar atap asbes rumah anda tidak bocor lagi. Ada dua cara yang bisa anda pilih, menyesuaikan dengan bahan apa yang mudah didapat, yaitu :

Cara Pertama (Menggunakan Plinkote):

  1. Pertama sekali, bersihkanlah sekitar lokasi retak atau bocor dari debu dan kotoran.
  2. Kemudian oleskan plinkote (dempul bodi mobil) pada area yang bocor. Buat olesan plinkote ini agak melebar sekitar 3 cm ke samping.
  3. Lalu lapisi dengan kain perca. Lakukan saat plinkote masih basah.
  4. Lalu pulas lagi dengan plinkote hingga tertutup rapat dan cukup tebal.
  5. Biarkan hingga atap asbes anda kering.
Ukuran cincin

Flow Table Test

Untuk memudahkan pengerjaan pemasangan bata merah sebagai bahan bangunan maka diperlukan campuran yang ideal (tidak terlalu encer maupun terlalu kering). Hal tersebut dimaksudkan supaya dalam pengerjaan nantinya tidak sulit dengan kekuatan tekan yang optimal dengan faktor air semen tertentu.Tujuan dilakukan pengujian ini adalah untuk mengetahui berapa % penyebaran mortar yang akan digunakan supaya tercapai kondisi yang ideal.

Benda uji yang digunakan adalah mortar yang digunakan untuk pengujian kuat tekan bata. Sedangkan peralatan yang digunakan antara lain :

Pengukuran Benda Uji

Pemeriksaan Uji Kuat Tekan Bata dan Mortar

Bata merah adalah material bangunan yang dibuat dari tanah dengan atau tanpa bahan campuran lainnya yang dibakar pada suhu yang cukup tinggi sehingga tidak hancur lagi bila direndam dalam air. Tujuan dari uji kuat tekan bata dan mortar adalah untuk mengetahui kelas kuat tekan dan koefisien variasi bata merah. Benda uji yang digunakan adalah bata merah + mortar. Alat yang digunakan untuk pengujian antara lain :

  1. Cetok
  2. Cangkul
  3. Ember air
  4. Gergaji
Ukuran Benda Uji

Pengujian Kadar Garam Bata Merah

Bata merah dibuat dari tanah dengan atau tanpa bahan campuran lainnya yang dibakar pada suhu yang cukup tinggi hingga tidak hancur lagi bila direndam dalam air. Pemeriksaan ini juga ditujukan untuk mengetahui apakah bata memenuhi syarat atau tidak sebagai bahan bangunan.

Untuk mengetahui kadar garam di dalam bata merah maka perlu dilakukan pengujian. Bahan yang digunakan dalam pengujian adalah bata merah sedangkan alat yang digunakan adalah bak air plastik.

Pembuatan Silinder Beton

Pembuatan silinder beton adalah sebagai replikasi dari beton yang digunakan untuk bahan bangunan. Silinder beton ini terbuat dari adukan beton yang akan digunakan, yang merupakan sampel yang akan diujikan di laboratorium. Jumlah pembuatan silinder beton harus mempresentasikan dari adukan beton bahan bangunan.

Bahan yang dibutuhkan adalah campuran beton yang sudah di takar komposisi agregat kasar, agregat halus, semen, dan air. Sedangkan alat yang dibutuhkan antara lain :

  1. Cetakan silinder berukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm, terbuat dari besi atau baja
  2. Alat penumbuk
  3. Cetok
  4. Tongkat perata
Jenis Pasangan Dinding Bata

Jenis Sambungan Pada Dinding Bata

Batu bata telah lama dikenal dan digunakan sebagai bahan pengisi dinding. Sebelum ditemukannya sistem struktur rangka, yang mengandalkan kekuatan balok dan kolom sebagai penopang kekuatan struktur, batu bata sering digunakan sebagai struktur dinding pendukung. Dalam hal ini, karena kekuatan struktur dinding pendukung bertumpu pada penampang dinding bata, maka batu bata disusun secara melintang dengan panjang batu bata pada lebar dinding agar memiliki penampang yang memadai. Sistem penyusunan ini disebut dengan dinding satu bata. Sedangkan teknik penyusunan batu bata yang banyak kita kenal saat ini disebut dengan dinding setengah bata. Hal tersebut dimungkinkan karena batu bata pada saat ini hanya sebagai material pengisi dinding. Batu bata cukup sering digunakan karena kemampuannya dalam menahan beban cukup baik, dapat menahan panas dan suara dan mudah untuk difinishing seperti dengan cat maupun wallpaper. Namun batu bata membutuhkan waktu pemasangan yang cukup lama dan teknik pemasangan yang tidak mudah.

Hubungan Antara Nilai Pantul Dengan Kekuatan Tekan Beton

Metode Hammer Test

Hammer test yaitu suatu alat pemeriksaan mutu beton tanpa merusak beton. Disamping itu dengan menggunakan metode ini akan diperoleh cukup banyak data dalam waktu yang relatif singkat dengan biaya murah.

Metode pengujian ini dilakukan dengan menggunakan memberikan beban intact (tumbukan) pada permukaan beton dengan menggunakan suatu massa yang diaktifkan dengan menggunakan energi yang besarnya tertentu. Jarak pantulan yang timbul dari massa tersebut padaa saat terjadi tumbukan dengan permukaan beton benda uji dapat memberikan indikasi kekerasan juga setelah dikalibrasi. Alat ini sangat berguna untuk mengetahui keseragaman material beton pada struktur, karena kesederhanaanya, pengujian menggunakan alat ini sangat cepat sehingga dapat mencakup area pengujian yang luas dalam waktu yang singkat. Alat ini sangat peka terhadap variasi yang ada pada permukaan beton misalnya keberadaan partikel batu pada bagian-bagian tertentu dekat permukaan. Oleh karena itu diperlukan pengambilan beberapa kali pengukuran disekitar lokasi pengukuran yang kemudian hasilnya dirata-ratakan. British standards (BS) mensyaratkan pengambilan antara 9 sampai 25 kali pengukuran untuk setiap daerah pengujian seluas maksimum 300 mm persegi.

Pembebanan Pada Tipe Portal

Tipe Struktur Baja Pada Bangunan

Struktur baja mempunyai beberapa tipe antara lain :

  • Portal
  • Rangka bidang (plane truss)
  • Rangka ruang (space truss)
  • Gantung (suspension)
  • Masted structures
  • Shell systems
Bagian Dalam GOR UNY

Struktur Rangka Baja GOR UNY

Sport hall atau gedung olahraga (GOR) UNY adalah salah satu fasilitas olah raga yang menuntut suatu sistem struktur yang dapat mendukung segala kegiatan yang berada di dalam bangunan. Untuk itu dipilih sistem struktur rangka bidang yang mempunyai kelebihan dapat digunakan untuk bentang panjang dengan bebas kolom dan kuat dalam menahan gaya tekan serta relatif mudah dalam pengerjaan pemasangan. Rangka batang mempunyai gaya dan moment yang tergantung pada tinggi dan moment lentur untuk moment terbesar terjadi pada ujung struktur yang diakibatkan pergeseran moment dan gaya.