Tabel Hasil Pengukuran Kayu

Pengujian Kuat Tekan Kayu

Kuat tekan kayu adalah nilai yang digunakan untuk mengetahui kelas kuat kayu. Kelas kuat kayu adalah tolok ukur yang akan kita gunakan di lapangan untuk menentukan dimensi kayu dan harus didasarkan pada pembebanan yang bekerja.

Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan kayu searah serat dan kategori kelas kayu. Benda uji yang harus disiapkan adalah balok kayu dengan ukuran 50 mm x 50 mm x 200 mm. Sedangkan alat yang digunakan adalah stopwatch, mesin uji tekan kayu, kaliper.

Hasil Pengujian

Pengujian Kuat Lentur Kayu

Suatu balok kayu pada sebuah struktur pada umumnya menahan beban/gaya lentur. Untuk mengetahui kekuatan terhadap momen lentur maka perlu dilakukan pengujian. Sehingga bisa diketahui berapa tegangan lentur maksimum dari kayu yang akan digunakan untuk struktur.

Untuk melakukan pengujian ini diperlukan balok dengan ukuran penampang sekitar 25 mm x 25 mm atau bisa juga dengan ukuran penampang 70 mm x 70 mm dengan panjang sekitar 600 mm. Sedangkan alat yang digunakan adalah mesin uji lentur balok dan kaliper.

Pengujian Berat Jenis dan Kadar Kayu

Pengujian berat jenis dan kadar air kayu merupakan hal yang penting untuk mengetahui kuat kelas kayu dan kondisi kayu apakah sudah kering udara atau belum. Tujuan pengujian ini adalah untuk mengetahui berat jenis dan kadar air kayu yang akan digunakan sebagai bahan bangunan dalam sebuah proyek.

Benda uji yang diperlukan berupa balok kayu dengan ukuran tampang  68,8mm x 38,8 mm x 22,2 mm. Sedangkan alat yang digunakan dalam pengujian antara lain :

Pentingnya Mengenal Kayu Sebagai Material Bangunan

Kayu merupakan bahan alami dengan tampilan yang indah. Mengenal karakteristik kayu berarti perlu memahami proses pertumbuhannya, mulai dari sebatang pohon hingga menjadi produk yang bisa dimanfaatkan dan bernilai ekonomis. Kajian karakteristik dan tampilan alami kayu diharapkan bisa memberi pemikiran yang lain tentang perlakuan terhadap kayu serta penggunaannya sebagai material bangunan.

Cara Pengawetan Kayu

Kayu adalah salah satu bahan bangunan yang sampai sekarang masih populer. Dalam pembuatan gedung biasanya kayu dijadikan bahan pembuat kusen, daun pintu, daun jendela, rangka atap, kuda-kuda dan lain sebagainya.

Kayu Jati ok

Jenis Kayu yang Sering Digunakan Sebagai Bahan Bangunan

Kayu merupakan bahan alami dengan corak yang indah. Kayu merupakan salah satu material yang sering dipakai dalam sebuah proyek atau bangunan. Mulai dari rumah sederhana sampai rumah mewah tidak lepas dari unsur kayu. Setiap kayu memiliki sifat dan ciri khasnya tersendiri, baik dalam segi keindahan serat, kadar air, keawetan, berat jenis, kerapatan, dan kekuatan. Oleh karena itu, untuk memilih kayu yang akan dipergunakan dalam sebuah proyek pembangunan, ada baiknya kita mengenal jenis dan ciri khas kayu yang sering digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan. Tujuannya agar kita dapat mengetahui kayu yang cocok dengan kriteria dan spesifikasi yang kita inginkan.

Perencanaan Struktur Kayu Berdasarkan SNI 2

Perencanaan Struktur Kayu Berdasarkan SNI

Pengertian kadar air ada 2 hal, kandungan air yang terdapat dalam kayu, biasanya dinyatakan dalam persen dari berat kayu kering oven sedangkan kadar air kayu atau bahan berkayu dapat dinyatakan berdasarkan berat kayu kering oven atau berat kayu basah.

Jenis-Jenis Cacat Kayu

Kayu adalah suatu bahan konstruksi yang didapatkan dari tumbuhan alam. Kerusakan pada kayu terjadi karena tindakan-tindakan atau karena keadaan yang mengakibatkan kekuatan kayu menurun, harga kayu menurun, dan mutu dan nilai pakai kayu berkurang atau kayu sama sekali tak terpakai. Jenis-jenis kerusakan pada kayu adalah :

Sambungan Kayu

Konstruksi kayu merupakan bagian dari konstruksi bangunan gedung. Sambungan dan hubungan kayu merupakan pengetahuan dasar mengenai konstruksi kayu yang sangat membantu dalam penggambaran konstruksi sambungan dan hubungan kayu atau bagaimana pemberian tanda (paring) saat melaksanakan praktik pembuatan sambungan dan hubungan kayu sesuai dengan aturan yang berlaku.

Istilah Bahasa Inggris Dalam Teknik Sipil

Bahasa Inggris adalah bahasa yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Seperti yang kita kenal sejak SD (sekolah dasar), bahasa inggris yang kita gunakan adalah bahasa inggris yang umum digunakan sesuai dengan aturan-aturan tatabahasa. Namun ternyata bahasa inggris yang digunakan dalam teknik khususnya teknik sipil tidak sama dengan bahasa inggris yang selama ini kita gunakan. Kita tidak bisa menggunakan bahasa inggris umum untuk menterjemahkan arti kata-kata dalam teknik sipil dari bahasa inggris ke bahasa indonesia maupun juga sebaliknya. Sebagai contoh: arti kata kuda-kuda jika kita terjemahkan dengan bahasa inggris pada umumnya maka artinya adalah atau mungkin horse – a horse. Tapi jika menggunakan bahasa inggris teknik maka terjemahannya adalah Truss