Skid Resistance Tester

Skid Resistance Tester

Skid resistance tester adalah pengujian yang bertujuan untuk menguji tingkat kekesatan yang diberikan oleh beban terhadap perkerasan. Alat yang digunakan yaitu Skid Resistance Tester.

Skid Resistance Tester
Skid Resistance Tester
Teknologi Perkerasan Jalan Ramah Lingkungan 2

Teknologi Perkerasan Jalan Ramah Lingkungan

Makin tingginya tingkat populasi di Indonesia, maka makin bertambah juga jumlah alat transportasi yang digunakan. Peningkatan jumlah transportasi ini harus didukung dengan penambahan, pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan-jalan pendukung transportasi.

Penambahan, pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan ini tidak ditunjang dengan sumber daya bahan jalan itu sendiri, yaitu, semakin sedikitnya jumlah dan menurunnya kualitas aspal yang diproduksi karena cadangan sumber daya minyak bumi yang terbatas dan semakin sedikit.

Pengujian Penetrasi Bahan Bitumen

Pengujian penetrasi bahan bitumen bertujuan untuk mengetahui tingkat kekerasan aspal yang dinyatakan dalam masuknya jarum dengan beban tertentu pada suatu selang waktu tertentu dalam suhu kamar. Tingkat kekerasan ini disebut sebagai angka penetrasi dan dijadikan acuan untuk klasifikasi aspal.

Bahan bitumen adalah material termoplastik yang secara bertahap mencair, sesuai dengan pertambahan suhu dan berlaku sebaliknya dengan pengurangan suhu. Meskipun demikian, perilaku dari material bahan bitumen berbeda-beda tergantung dari komposisi unsur-unsur penyusunnya.

Peta Wilayah Kerja Persinyalan

Gambaran Umum Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik DAOP VI Yogyakarta

Tugas dan tanggung jawab dari seksi sinyal telekomunikasi dan listrik (sintelis) DAOP VI yogyakarta adalah melakukan pemeliharaan untuk mempertahankan kondisi peralatan sinyal telekomunikasi dan listrik untuk mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.

Jenis Campuran Untuk Perkerasan Jalan

Konstruksi perkerasan merupakan campuran aspal dan agregat. Aspal berfungsi sebagai perekat dan pengisi, sedangkan agregat sebagai tulangan / struktur perkerasan. Di dalam campuran keduanya bercampur dalam berbagai variasi tergantung gradasi agregat dan jenis campuran, Ada beberapa cara campuran yang biasa dikenal yaitu :

A. Berdasar fungsi campuran

  • Lapis pondasi
  • Lapis permukaan
  • Lapis aus
  • Lapis penutup

Istilah di Proyek Jalan Raya

Di dalam sebuah proyek pembangunan jalan raya, banyak kita jumpai istilah-istilah yang berhubungan dengan pekerjaan jalan. Sebelum terjun langsung ke lapangan atau ke lokasi sebuah proyek, kita harus memahami istilah-istilah berikut ini :

Mobilisasi

Mobilisasi adalah mendatangkan alat-alat berat dan material pada awal pengerjaan proyek

Pembersihan Lapangan

Bagian bagian Rel Kereta Api

Komponen Penyusun Rel Kereta Api

Setelah lapisan landasan sebagai pondasi jalan rel KA selesai dibangun, tahap berikutnya adalah membangun trek rel KA. Perlu diketahui bahwa pada setiap komponen mempengaruhi kualitas rel KA itu sendiri. Gambar di bawah ini adalah skema konstruksi jalan rel KA beserta komponen-komponennya.

Kereta Kuda di Inggris Tahun 1630

Sejarah Jalan Kereta Api

Bermula di Inggris pada tahun 1630, yaitu dengan adanya pengangkutan batu bara. Dengan kereta yang ditarik kuda beroda besi  berjalan pada bantalan kayu. Perkembangan berikutnya balok kayu diganti seluruhnya dengan besi.

Untuk menghindari melesetnya roda tersebut maka roda-roda diberi flens (flange), ini terjadi pada tahun 1789. Akibat dari penggunaan flens pada roda ini mengakibatkan kendaraannya tidak dapat digunakan di jalan raya biasa, sejak itulah terjadi perbedaan antara jalan raya dan jalan yang menggunakan batang besi atau jalan rel.

Istilah Transportasi

Beberapa istilah yang ada di dalam transportasi antara lain :

  1. Aksesibilitas, tingkat pencapaian kemudahan yang dapat dinyatakan dengan jarak, waktu atau biaya angkutan.
  2. Alat Berat,  barang yang karena sifatnya tidak dapat dipecah-pecah sehingga memungkinkan angkutannya  melebihi muatan sumbu terberat (MST) dan/atau dimensinya melebihi ukuran maksimum kendaraan yang ditetapkan.
  3. Alat  Pembatas  Kecepatan, kelengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi untuk membuat pengemudi kendaraan bermotor mengurangi kecepatan kendaraannya.

Jalan Lokal

Jalan lokal ada dua jenis yaitu jalan lokal primer dan jalan lokal sekunder. Jalan lokal primer adalah jalan yang menghubungkan secara berdaya guna pusat kegiatan nasional dengan pusat kegiatan lingkungan,pusat kegiatan wilayah dengan pusat kegiatan lingkungan, antar pusat kegiatan lokal, atau pusat kegiatan lokal dengan pusat kegiatan lingkungan, serta antar pusat kegiatan lingkungan.