18

Sistem Pengolahan Air Limbah

A. Pengolahan Individual

Pengolahan individual adalah pengolahan air limbah yang dilakukan secara sendiri-sendiri pada masing-masing rumah terhadap air limbah yang dihasilkan, dengan diagram system penanganannya sebagai berikut :

19

Air Limbah

Air limbah diartikan sebagai air bekas yang sudah tidak terpakai lagi, yang merupakan hasil dari berbagai kegiatan manusia sehari-hari. Pada umumnya air limbah tersebut dibuang ke dalam tanah atau badan air seperti sungai, danau, dan laut.

Sedimentation

Sedimentation is one of the most basic processes of water treatment. Plain sedimentation, such as the use of a pre-sedimentation basin (grit chamber) and sedimentation tank (or basin) following coagulation—flocculation, is most commonly used in water treatment facilities. The grit chamber is generally installed upstream of a raw water pumping station to remove larger particles or objects. It is usually a rectangular horizontal-flow tank with a contracted inlet and the bottom should have at minimum a 1:100 longitudinal slope for basin draining and cleaning purposes. A trash screen (about 2-cm opening) is usually installed at the inlet of the grit chamber.

215

Siklus Hidrologi

Siklus hidrologi pada umumnya dipahami sebagai sirkulasi air secara terus menerus dari bumi ke atmosfir dan kembali ke bumi melalui evaporasi, transpirasi, presipitasi dan kondensasi.

116

Metode Sand Pumping untuk Masalah Abrasi Pantai

Sand Pumping adalah suatu metode dengan melakukan pengambilan pasir di laut lepas pada kedalaman antara 40 – 50 meter, menggunakan kapal TSHD. Pasir disedot ke dalam lambung kapal berkapasitas kurang lebih 10.000 m3, dalam sekali perjalanan (trip). Pasir tersebut, kemudian dibawa ke lokasi pumping yang sudah siap dengan perpipaan sepanjang 6 km. Dipasang kira-kira 3km di laut dan 3km di pesisir pantai. Setelah itu dihubungkan dengan pipa tersebut, kemudian material pasir disemprotkan pada lokasi pantai yang terkena abrasi. dalam sehari, dapat dilakukan 3 – 4 penyemprotan. Volume pasir untuk keseluruhan proyek diperkirakan sekitar 1 juta m3.

Sistem Penyediaan Air Bersih

Kriteria air bersih harus memenuhi beberapa kriteria di bawah ini :

  1. Kualitas Air
  2. Fisik : warna, rasa, temperatur
  3. Kimia
  4. Bakteriologi
  5. Mikroskopik
  6. Mineral
  7. Standar kualitas air
1

Sistem Penyaluran Air Buangan

Sistem Pembuangan dan Ven antara lain

  1. Dasar-dasar Sistem Pembuangan
  2. Perangkap dan Penangkap
  3. Pembuangan Tak Langsung, Pembuangan Khusus
  4. Ukuran Pipa Pembuangan
  5. Bak Penampung dan Pompa Pembuangan
  6. Dasar-dasar Sistem Ven
  7. Penentuan Ukuran Pipa Ven
DSCN2547

Teknologi Memanen Air Hujan

Dr. Ing. Ir. Agus Maryono

Istilah panen pada umumnya digunakan dalam dunia pertanian, seperti memanen padi, memanen karet, memanen kelapa sawit, dan lain sebagainya. Namun Dosen Magister Sistem Teknik (MST) UGM, Dr. Ing. Ir. Agus Maryono mampu menciptakan teknologi untuk memanen air hujan menggunakan tangki penampungan. Dengan teknologi ini, air yang berlimpah di saat musim hujan ditampung dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga seperti mencuci, mandi, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Namun tidak bisa digunakan untuk air minum. Jika dikembangkan secara massal, teknologi panen hujan bisa menjadi solusi untuk mengatasi banjir sekaligus menghemat pemakaian air tanah.