Diagram Alir Perencanaan Geometri Jalan

Posted on

Dalam proyek pembangunan sebuah jalan raya, ada beberapa perencanaan yang harus dilakukan salah satunya adalah perencanaan geometri jalan. Secara garis besar ada 4 tahap perencanaan geometri jalan yaitu melengkapi data dasar, mengidentifikasi lokasi jalan, menentukan kriteria perencanaan, penetapan alinemen jalan yang optimal.

Link Banner

Melengkapi data dasar :

1. Peta topografi

2. Peta jaringan jalan yang ada

3. Peta tata guna lahan

4. Peta geologi

Mengidentifikasi lokasi jalan :

1. Menentukan kelas medan jalan

2. Menentukan titik awal dan akhir perencanaan

3. Memilih alternatif trase jalan

4. Ketiga proses di atas dilakukan secara literasi

Menentukan kriteria perencanaan :

1. Menetapkan fungsi jalan, kendaraan rencana, volume lalu lintas harian rencana dan volume jam rencana, serta kecepatan rencana

2. Semua kriteria di atas ditetapkan berdasarkan kecenderungan perkembangan yang akan datang

Penetapan alinemen jalan yang optimal

1. Menentukan alinemen horizontal. Perhitungan mencakup :

  • Menentukan jari-jari lengkung horizontal minimum (tikungan)
  • Menentukan jarak pandang henti dan mendahului
  • Menentukan panjang bagian lurus maksimum

2. Menetapkan alinemen horizontal. Perlu dilakukan

  • Menetapkan jari-jari lengkung vertikal minimum (tanjakan/turunan)
  • Menentukan kelandaian jarak maksimum (kecuraman)
  • Menentukan panjang jalan yang memerlukan lajur pendakian
  • Menentukan jarak pandang henti dan mendahului

3. Membuat potongan melintang yaitu menentukan kriteria perencanaan yang mencakup lebar antara lain :

  • Jalur
  • Bahu jalan
  • Daerah tikungan
  • Dawaja
  • Damija
  • Dawasja